Pertamina: Konsumsi BBM Subsidi Diperkirakan Semakin Melonjak

KBR68H, Jakarta – PT Pertamina Persero memperkirakan konsumsi BBM bersubsidi akan semakin boros dan berpotensi melampaui kuota yang telah ditetapkan pemerintah. Asumsi ini menyusul naiknya harga BBM jenis pertamax, kemarin. Juru Bicara PT Pertamina Persero Muhammad Harun mengatakan konsumsi BBM bersubsidi akan naik karena karena pengguna pertamax akan beralih menggunakan BBM subsidi. Sejak kemarin Pertamina menjual pertamax Rp. 10.200 perliter, sementara konsumsi BBM bersubsidi hingga Maret lalu telah mencapai 10 juta kiloliter lebih. Jatah bbm subsisi tahun ini  40 juta kiloliter.

“Maret kamarin, kita estimasinya bisa sampai 3,7 juta kiloliter. Jadi artinya, dalam 3 bulan kita sudah menghabiskan 10.7 juta kiloliter. Artinya seperempatan dari kuota sudah kita habiskan. Padahal kita tahu, pada bulan-bulan berikutnya, puasa, lebaran, liburan sekolah, natal, tahun baru, di situlah puncak-puncak kebutuhan BBM. Karena memang mobilitas tinggi.

Sebelumnya Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan kerawanan pasokan BBM bersubsidi. Dia memperkirakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan langka pada Agustus mendatang, menyusul penundaan kenaikan harga BBM. Sementara per 1 April kemarin Pertamina menaikan harga pertamax menjadi Rp. 10.200 perliternya.

Diterbitkan oleh SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon 24 JAM ON AIR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: