Geng Motor Cirebon Beraksi di Tempat Minim Penerangan

Pengguna jalan melintas di Jl. Sudarsono salah satu jalan di wilayah Kecamatan Kesambi yang minim penerangan.
Pengguna jalan melintas di Jl. Sudarsono, salah satu jalan di wilayah Kecamatan Kesambi yang minim penerangan.

(Suara Gratia)Cirebon – Kasat Sabhara Polres Cirebon Kota (Polres Ciko) AKP Nana Ruhiana mengungkapkan, terdapat delapan tempat di Kota Cirebon yang rawan menjadi tempat beraksinya berandalan bermotor yakni, tiga tempat di Kecamatan Kesambi, dua titik di Kecamatan Kejaksan, dua titik di Kecamatan Lemahwungkuk, dan satu tempat di Kecamatan Harjamukti. “Kedelapan tempat itu adalah Komplek Stadion Bima, Jalan Drajat, Jalan Ampera, lampu merah Pilang, daerah Pesisir, Jalan Pulasaren, Alun-alun Kasepuhan, dan daerah Larangan Perumnas Burung”. Menurutnya, tempat-tempat ini memiliki tingkat kerawanan keamanan cukup tinggi karena berdasarkan data yang dimilikinya geng motor kerap melakukan aksi anarkisnya di tempat-tempat tersebut.

Nana mengimbau, kepada masyarakat agar berhati-hati dan tetap waspada jika melewati delapan titik yang dicurigai menjadi tempat beraksinya geng motor, terlebih pada malam hari. Lebih lanjut Nana menambahkan, kedelapan tempat ini kerap menjadi beraksinya berandalan bermotor karena minimnya lampu penerangan jalan. Hal inilah yang menyebabkan kenapa geng motor sering berkumpul dan melakukan aksi kriminal yang meresahkan masyarakat. “Setiap operasi pekat yang kami lakukam,. Ketika tertangkap mereka sering membawa senjata tajam yang disembunyikan di motor”.

Sementara, menurut Kasat Reskrim Polres Ciko AKP Dony Satria Wicaksono, pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas terhadap geng motor yang melakukan aksi kekerasan di wilayah hukum Kota Cirebon. Ia melanjutkan, pihaknya akan melakukan tindakan penahanan dan proses pengadilan jika mereka terbukti membawa senjata tajam. “Berandalan motor yang tertangkap tangan membawa senjata tajam akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara”. Untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di masyarakat pihaknya bersama beberapa satuan Polres Ciko akan mengintensifkan patroli di malam hari terlebih pada malam minggu. Dony menegaskan, akan melakukan tembak ditempat bagi geng motor jika melawan petugas.

Diberitakan sebelumnya, dalam Kampanye Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas, sekitar 2.000-an orang dari 145 klub otomotif yang terdaftar secara resmi di Polres Ciko, mendeklarasikan penolakan terhadap keberadaan geng motor. Hal ini semakin menguatkan perbedaan antara klub motor resmi dangan geng motor yang sering berbuat onar di Kota Cirebon.(Fr)

Iklan

Penulis: SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon Jawa Barat - Indonesia 0231.230816 0817222959 Nomer Rekening Pelayanan / Donasi BCA 314.079.9590 PT. Radio Swara Mulya Afrindo Rekatama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: