Menteri Perdagangan Sosialisasikan “Konsumen Cerdas” di Cirebon

Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan (kiri) menyampaikan kata sambutan dalam acara Sosialisasi Konsumen cerdas di Keraton Kasepuhan Kota Cirebon.
Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan (kiri) menyampaikan kata sambutan dalam acara Sosialisasi Konsumen Cerdas di Keraton Kasepuhan Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Konsumen cerdas adalah konsumen yang mampu menegakkan hak dan kewajibannya selaku konsumen yakni meneliti barang dan jasa sebelum membeli, memperhatikan label, keamanan, keselamatan, dan lingkungan (K3L), serta membeli sesuai kebutuhan bukan keinginan. Hal ini disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) RI Gita Wirjawan pada acara sosialisasi perlindungan konsumen di Bangsal Pagelaran Keraton Kasepuhan Kota Cirebon. Sedikitnya 400 orang dari tokoh masyarakat lintas etnis dan agama, asosiasi, pelaku usaha, dan pejabat instansi terkait, menghadiri acara tersebut. Pada kesempatan ini pula, Mendag menyampaikan gambaran kondisi perekonomian nasional saat ini. Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi nasional yang tetap tinggi dan jumlah penduduk yang sangat besar, menjadikan daya beli konsumen Indonesia terus meningkat.

“Jumlah penduduk dan daya beli masyarakat Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai pasar yang sangat menggiurkan bagi pelaku usaha baik dari dalam maupun luar negeri”.

Gita menjelaskan, Kementrian Perdagangan Republik Indonesia melakukan kebijakan perlindungan konsumen melalui empat pilar yaitu, meningkatkan produk barang/jasa yang berkualitas dan bermanfaat melalui regulasi pro konsumen dan menciptakan kepastian hukum bagi konsumen dan pelaku usaha, mengintensifkan pengawasan peredaran barang/jasa di dalam negeri, meningkatkan edukasi kepada konsumen melalui gerakan penyadaran hak-hak konsumen yang cerdas dan mandiri, serta memperkuat kelembagaan perlindungan konsumen. Menurutnya, Cirebon merupakan salah satu daerah yang memiliki kemajuan dalam hal perlindungan konsumen karena telah terbentuknya Badan Penyelesaian Sengketa Knsumen (BPSK) Kota/Kabupaten Cirebon.

“Dalam hal ini saya sangat menghargai inisiatif Keraton Kasepuhan untuk menyelenggarakan sosialisasi perlindungan konsumen. Selain itu, Cirebon termasuk daerah yang cukup maju dalam konteks perlindungan konsumen di Indonesia, antara lain ditunjukkan dengan terbentuknya BPSK baik di Kota maupun di kabupaten Cirebon”.

Lebih lanjut Mendag menambahkan, secara nasional saat ini BPSK yang terbentuk baru berjumlah 99 buah. Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen sendiri merupakan sebuah lembaga penyelesaian sengketa antara konsumen dan pelaku usaha di luar pengadilan yang dapat diselesaikan dengan cepat, mudah, dan sederhana. “Saya menyadari bahwa sebuah program yang telah dibuat sedemikian baiknya, tidak akan ada artinya tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari masyarakat”.(Fr)

Iklan

Penulis: SUARA GRATIA 95,9 FM

Jl. Setiabudi 31 Cirebon Jawa Barat - Indonesia 0231.230816 0817222959 Nomer Rekening Pelayanan / Donasi BCA 314.079.9590 PT. Radio Swara Mulya Afrindo Rekatama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: