Warga Kota Cirebon Semakin Menyadari Pentingnya Akta Lahir

Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi.
Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi.

(Suara Gratia)Cirebon – Sejak satu hingga dua tahun belakangan, warga Kota Cirebon semakin menyadari akan pentingnya fungsi akta kelahiran bagi diri sendiri dan keluarga mereka. Mengingat, akta kelahiran ini sangat penting untuk administrasi warga selain Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berfungsi sebagai data diri ketika ingin mendaftarkan putra-putrinya ke sekolah, melamar pekerjaan, daftar menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), berangkat Umroh, dan lainnya. Sebelumnya, warga seakan acuh tak acuh terhadap fungsi kepemilikan akta kelahiran, belakangan diketahui ada warga yang sudah berumur puluhan tahun belum memiliki akta lahir. Dari lima Kecamatan di Kota Cirebon, warga yang paling banyak tidak memiliki akta lahir adalah di Kecamatan Harjamukti.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon, Sanusi mengatakan, warga yang tidak peduli pentingnya kepemilikan akta lahir biasanya adalah warga yag tinggal di daerah-daerah yang tergolong miskin seperti di Kelurahan Argasunya Kecamatan Harjamukti,  Kebon Baru, Lemahwungkuk, Kasepuhan dan Pegambiran. Namun ia mengakui sejak tahun 2010 hingga sekarang, animo masyarakat untuk membuat akta semakin tinggi. “Contoh, misalnya di daerah Argasunya, yang dulu masyarakat tidak mau tahu, sekarang dari sekitar lima ribuan warga yang mengajukan akta sudah ada enam ratusan akta yang selesai dibuat. Walaupun terlambat hingga tahunan bahkan ada yang kelahiran tahun 1953, tidak masalah”. Menurutnya, kesadaran ini didukung oleh adanya program pemerintah yang menggratiskan pembuatan akta kelahiran dan hanya dibutuhkan waktu selama dua minggu. Saat ini yang terlambat membuat akta kelaihran bisa langsung ke Disdukcapil tanpa harus melalui proses pengadilan. “Berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Kependudukan, pembuatan akta paling lambat 60 hari setelah kelahiran”.

Sementara, saat kegiatan Sapa Warga di Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti Walikota Cirebon Ano Sutrisno (Jumat, 30/08/2013) mengungkapkan, bagi orang tua yang tidak mengurus akta kelahiran untuk anak-anaknya berarti sama saja dengan mewariskan persoalan, karena akta sangat penting untuk identitas atau data diri. “Agar anak-anak kita terhindar dari masalah dikemudian hari, maka jangan sampai mereka tidak memiliki akta”. Ia berharap, warga Kota Cirebon khususnya tidak sungkan-sungkan mengurus administrasi pembuatan akta kelahiran.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s