Pemkot Cirebon Gratiskan Retribusi Puskesmas

Warga antri untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dalam kegiatan Sapa Warga di Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon.
Warga antri untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dalam kegiatan Sapa Warga di Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Harapan masyarakat Kota Cirebon berobat gratis di Puskesmas akan segera terwujud. Pasalnya, mulai tahun 2014 mendatang seluruh warga Kota Cirebon tidak lagi dibebani biaya retribusi layanan Puskesmas sebesar Rp 4.000, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2013 meniadakan pungutan tersebut. Masih terkait dengan layanan kesehatan, Pemkot Cirebon juga akan menaikkan insentif bantuan operasional kepada seluruh Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) pada Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) semula sebesar Rp 50 ribu menjadi Rp 150 ribu, selain itu Pemkot juga akan meningkatkan besaran operasional Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu yang semula sebesar Rp 50 ribu menjadi Rp 200 ribu.

Walikota Cirebon Ano Sutrisno berharap, menghadirkan wajah-wajah masyarakat Kota Cirebon dan generasi muda yang terampil dan sehat, oleh karena itu pihaknya bersama Wakil Walikota Nasrudin Azis dan jajaran DPRD Kota Cirebon menghapuskan retribusi Puskesmas serta meningkatkan layanan kesehatan lainnya. Karena, menurutnya sebanyak 90 persen warga yang tergolong Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) berobat ke Puskesmas, sayangnya tidak semua warga memiliki jaminan kesehatan seperti Jamkesmas, SKTM, dan KTM. “Untuk yang punya uang RP 4 ribu itu ringan, tapi bagi yang tidak punya uang jumlah itu sangat berat. Kalau dihitung-hitung kebutuhan biaya operasional di Puskesmas itu sebesar Rp 4,5 miliar, jadi kita mengalokasikan dana sebesar itu untuk Puskesmas di Kota Cirebon”. Layanan puskesmas gratis ini hanya berlaku untuk warga Kota Cirebon yang memiliki KTP Kota Cirebon, selain itu tetap akan dikenakan biaya administrasi. Ano menambahkan, agar terkendali dan terkontrol, layanan ini hanya berbasis wilayah yakni warga yang tinggal di Kelurahan Pegambiran tidak bisa berobat di Kelurahan lain. “Warga harus periksa kesehatan di Puskesmas yang ada di Kelurahannya masing-masing”.

Ditemui di sela-sela kegiatan sapa warga bersama Walikota Cirebon di Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon Dr. Edy Sugiarto mengungkapkan hal serupa. “Seluruh penduduk Kota Cirebon yang punya KTP nanti kalo berobat di Puskesma itu gratis, mulai per Januari 2014. Kalo yang berumur di bawah 17 tahun cukup membawa Kartu Keluarga (KK). Untuk warga Kabupaten terpaksa kita kenakan biaya. Karena ini anggarannya kan dari APBD Kota”. Ia mengaku, tingkat kunjungan masyarakat ke Puskesmas sangat tinggi yakni sebanyak 100 hingga 600 orang per hari. Di Kota Cirebon terdapat 22 Puskesmas dan 16 Puskesmas Pembantu.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s