Pemkot Cirebon Sediakan Jalur Khusus Sepeda

Kepala Dishubinkom Kota Cirebon, Taufan Bharata.
Kepala Dishubinkom Kota Cirebon, Taufan Bharata.

(Suara Gratia)Cirebon – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon melalui Dinas Perhubungan Infomasi dan Komunikasi (Dishubinkom), telah menyediakan jalur khusus untuk pesepeda. Hal ini bertujuan untuk, menumbuhkan budaya bersepeda dan mendorong warga Kota Cirebon menjalankan pola hidup sehat. Jalur khusus sepanjang kurang lebih dua kilometer dan lebar satu meter ini, untuk sementara hanya tersedia di sepanjang Jalan Kartini. Jalan Kartini sengaja dipilih Pemkot Cirebon karena, selain memiliki kelengkapan sarana dan prasarana lalu lintas yang memadai dibanding dengan jalan-jalan lainnya, Jalan Kartini juga merupakan jalur yang mengarah langsung ke pusat Kota Cirebon yakni Alun-alun Kejaksan. Paasalnya Alu-alun Kejaksan, kerap dijadikan sarana publik oleh warga yakni untuk olah raga, joging, bermain, jalan-jalan dan lainnya.

Ditemui disela-sela perayaan hari Ulang Tahun Perhubungan Tingkat Kota Cirebon, Kepala Dishubinkom Taufan Bharata menyatakan, jalur khusus untuk pesepeda sementara ini hanya disediakan di sepanjang Jalan Kartini, kedepan akan diperpanjang lagi meliputi Jalan Siliwangi, Jalan Selamet Riyadi (Krucuk), dan Jalan Wahidin. “Sementara Jalan Kartini dulu, nanti jalan lainnya akan kita garap, mudah-mudahan tahun ini selesai semua”. Ia menjelaskan, untuk memberikan marka jalan sepanjang jalur khusus sepeda pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaam Umum (PU). Walaupun pengguna sepeda di Kota Cirebon masih terlihat minim, pihaknya optimis penyediaan jalur khusus sepeda ini akan berjalan efektif, karena pihaknya bersama instansi terkait akan membuat sejumlah program pro penggunaan sepeda seperti hari wajib sepeda untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan hari wajib sepeda untuk pelajar. “Kita mendorong warga Kota Cirebon cinta kesehatan melalui beberapa program yang nanti akan kita buat bersama pihak lainnya”.

Dirinya mengaku, Jalan Kartini setiap harinya memiliki kepadatan lalu lintas yang cukup signifikan, karena masih banyak pedagang kaki lima yang mendirikan lapak sembarangan. Untuk menangani hal ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan lapak dengan cara Nobat (Nongol Babat). “Jalan Kartini merupakan kawasan sibuk, pedagang kaki lima akan kita tertibkan dengan ketat”. Taufan berharap, jalur khusus sepeda ini didukung oleh semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Karena, selain dapat meningkatkan kesehatan, budaya sepeda juga akan mengurangi polusi udara.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s