Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan, Ratusan Kendaraan di Cirebon Dirazia

Puluhan kendaraan terjaring dalam operasi yang dilakukan Satlantas Polres Cirebon Kota dan DIshubinkom.
Puluhan kendaraan terjaring dalam operasi yang dilakukan Satlantas Polres Cirebon Kota dan Dishubinkom.

(Suara Gratia)Cirebon – Polres Cirebon Kota dan Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinkom) Kota Cirebon, menggelar operasi patuh lalu lintas dan kendaraan laik jalan. Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi tingginya angka kecelakaan di wilayah Kota Cirebon dan meningkatkan keamanan serta kenyamanan layanan angkutan umum, serta memelihara kondisi jalan agar terjaga kualitasnya akibat beban berlebih pada kendaraan. Satu persatu kendaraan yang melintas seperti kendaraan roda dua, roda empat, angkutan umum, kendaraan angkutan barang, dan truk diperiksa oleh petugas. Pemeriksaan ini meliputi, kelengkapan surat-surat kendaraan, kelaikan kendaraan, ijin trayek, masa berlaku uji KIR, dan beban maskimal kendaraan.

Staf Pelaksana Daerah Operasional Dishubinkom Kota Cirebon Sutiadi menyatakan, kelaikan jalan pada angkutan umum menjadi prioritas utama untuk keamanan dan kenyamanan penumpang. Kelaikan jalan sendiri, menurut peraturan meliputi sembilan item diantaranya kondisi ban, rem, lampu kendaraan, sistem kelistrikan kendaraan, dan lainnya. “Walaupun dalam pengujian sudah diperiksa, namun kita akan cek kembali”. Menurutnya, kelaikan jalan angkutan umum dan kendaraan angkutan barang akan berdampak pada wajah Kota Cirebon serta berpengaruh pada tingkat kepuasan pengguna jasa transportasi, karena kalau kendaraannya tidak bagus justru pemilik usaha angkutan umum atau pengusaha jasa angkutan barang akan merugi.

Demikian juga dengan kondisi jalan di Kota Cirebon akan cepat rusak jika dilewati kendaraan dengan bobot yang melebihi kapasitas secara terus-menerus. “Kalau angkot, dia akan rugi sendiri karena sulit cari penumpang. Mereka takut dengan kondisi kendaraan yang buruk”. Ia menjelaskan, puluhan kendaraan yang terjaring razia akan diproses sesuai dengan tingkat pelanggarannya, kalau kelaikan kendaraan tidak terpenuhi pihaknya memberikan waktu selama tiga hari kepada pemilik kendaraan atau pemilik usaha angkutan untuk memperbaiki kelaikannya, dan bagi kendaraan yang tidak disertai surat-surat resmi dan ijin trayek pihaknya akan memberikan sanksi tilang.

Sementara, Kasatlantas Polres Cirebon Kota AKP Parlan mengatakan, kegiatan operasi patuh lalulintas merupakan kegiatan rutin untuk mengantisipasi tingkat kecelakaan sekaligus memberikan edukasi kepada para pengguna kendaraan akan pentingnya keselamatan dan kepemilikan surat-surat kendaraan yang resmi. “Jumlah kendaraan semakin hari semakin meningkat, tapi tidak dibarengi dengan kesadaran keselamatan. Masyarakat, masih enggan mengurus Surat Ijin Mengemudi”. Dirinya menjelaskna, mayoritas kendaraan yang terjaring razia adalah mereka yang tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan helm terutama saat berboncengan. Dirinya mengaku, prihatin terhadap masyarakat yang menganggap remeh keselamatan berlalulintas.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s