Harga Sapi Kurban Mengalami Kenaikan

Kenaikan harga BBM dan kenaikan harga pakan ternak , menjadi penyebab naiknya harga hewan kurban.
Kenaikan harga BBM dan kenaikan harga pakan ternak , menjadi penyebab naiknya harga hewan kurban.

(Suara Gratia)Cirebon – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kenaikan harga pakan sapi dianggap sebagai penyebab atas kenaikan harga sapi kurban jelang Idul Adha 1434 Hijriyah tahun ini. Salah seorang penjual sapi kurban di kawasan Pegambiran Kota Cirebon, Ibnu menyebutkan, harga hewan kurban yang dijualnya tahun ini lebih mahal dibanding tahun lalu, yakni sebesar  Rp 12 juta hingga Rp 26 juta per ekor. “Tahun lalu harganya Cuma Rp 15 juta sekarang sudah naik menjadi Rp 26 juta” terangnya. Menurutnya, kenaikan harga hewan kurban tahun ini dipengaruhi kenaikan harga BBM dalam pengantaran sapi dari Jawa Tengah ke Cirebon maupun pakan sapi. Ibnu mengaku, terpaksa menaikkan harga karena penjual yang menawarkannya di Jawa Tengah telah menaikkan pula harganya. Akibat kenaikan harga sapi saat ini, dirinya pesimis sapi yang terjual akan sama jumlahnya seperti tahun lalu. Tahun lalu setidaknya dia telah menjual sekitar 35 sapi, namun selama sekitar sepuluh hari terakhir ini sapi yang terjual baru sekitar sepuluh ekor.

Hal yang sama diungkapkan salah satu penjual sapi kurban di Jalan Jenderal Sudriman Kota Cirebon, Ajo. Ia mengatakan, sapi dengan berat 800 kg pada tahun lalu hanya dijual Rp 15 juta, tapi sekarang harganya sudah mencapai Rp 26 juta. Kenaikan harga sapi tak lain akibat kenaikan harga BBM dan pakan ternak sapi. “Kenaikan harga sapi dibanding tahun lalu hampir 100 persen. Sapi didatangkan dari Banyumas Jawa Tengah. Dari sana harganya sudah naik. Kenaikannya dipengaruhi ongkos transportasi ke Cirebon” ungkapnya. Ia mengaku, sudah menjual sapi sebanyak 5 kali selama menjelang Idul Adha dan tiap tahun penjualannya mengalami peningkatan. “Tahun lalu terjual sampai 40 ekor. Kini baru terjual 14 ekor sapi” bebernya.

Ia melanjutkan, sapi yang sudah dibeli tidak semuanya langsung dibawa pembeli, tapi ada yang diambil menjelang Idul Adha. Supaya tida tertukar, dirinya memberi nama pembeli pada masing-masing sapi. Selain merawat sapi yang sudah terjual, dirinya juga bersedia membantu apabila ada pembeli membutuhkan penyembelih sapi. Rencannya ia menjual sapi hingga 15 Oktober mendatang

Sementara, Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Pertanian (DKP3) Kota Cirebon, menggelar pelatihan penyembelihan dan penanganan daging kurban yang diikuti 25 orang dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari 22 kelurahan se-Kota Cirebon. Hal ii dilakukan, untuk memnerikan pelatihan mengenai pemahaman dalam penyembelihan hewan kurban agar sesuai syariat Islam dan sanitasi. Kepala Seksi dan Kesmavet Bidang Peternakan DKP3 Kota Cirebon, Diah Komala mengatakan, petugas penyembelih hewan harus sehat dan alat maupun tempat kerjanya harus higienis.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s