Pemerintah Kebut Penyelesaian Double Track Hinggga Surabaya

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN Teguh Juwarno (kedua dari kanan) didampingi Wakil Sekjen DPP PAN Azis Subekti (kedua kiri), saat memberikan keterangan kepada wartawan di Cirebon.
Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN Teguh Juwarno (kedua dari kanan) didampingi Wakil Sekjen DPP PAN Azis Subekti (kedua kiri), saat memberikan keterangan kepada wartawan di Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Untuk mewujudkan sarana transportasi yang aman dan nyaman, serta mengurangi beban Jalur Pantura dan Jakur Selatan yang tiap tahun dilalui kendaraan, baik ukuran kecil, sedang, hingga besar. Pemerintah akan terus menggeber pengerjaan Double Track, hingga Surabaya Jawa Timur. Selain itu, Pemerintah juga berencana menjadikan Kereta Api sebagai moda transportasi massal yang utama dan tidak menjadikannya sebagai pilihan alternatif. Tahun 2014 medatang, untuk mempercepat penyelesaian pengerjaan double track pemerintah menambahkan anggaran sebesar Rp 1,8 triliun. Penyelesaian pengerjaan jalur ganda Kereta Api ini, juga akan memberikan multipel efek bagi daerah yang dilalui sepanjang rel kereta api. Pasalnya, moda transportasi ini tidak hanya mengangkut orang dalam jumlah besar tetapi juga barang. Hal ini terunkgap dalam kunjunggan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN Teguh Juwarno, di Cirebon.

Teguh menyatakan, masyaraat membutukan moda transportasi massal yang aman, nyaman, cepat, dan terjangkau. Percepatan, penyelesaian double track dari Brebes Jawa Tengah hingga Surabaya Jawa Timur, akan menjawab kebutuhan masyarakat dan berdampak pada percepatan pembangunan di daerah sekitar yang dilaluinya. “Pemerintah telah menyepakati adanya penambahan pagu anggaran di tahun 2014 sebesar Rp 1,8 triliun, untuk pembangunan double track Brebes hingga Surabaya, tapi hal ini belum final” bebernya. Menurutnya, penyelesaian double track akan mengurangi beban jalur Pantura dan Jalur Pantai Selatan Pulau Jawa, sehingga jalan tersebut tidak cepat rusak. Teguh meminta kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar meningkatkan koordinasi dengan pemerintah dan berkeyakinan kebijakan pemerintah dalam hal pendanaan akan makin berpihak pada PT KAI.

Dirinya mengakui, saat ini masalah pembebasan lahan milik masyarakat merupakan masalah yang sedikit rumit, untuk menangani hal ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Pengadilan, pihaknya optimis penyelesaian double track akan selesai sesuai dengan rencana.”Memang problemnya ada di pembebasan lahan” ungkapnya. Panjang total jalur ganda yang membentang dari wilayah Jawa Tengah samapi ke Jawa Timur sepanjang 436 kilometer, dengan nilai proyek sebesar Rp 9,8 triliun. “Kalau pembebasan lahan sepanjang jalur ganda atau di titik-ttitik tertentu belum selesai, maka dikhawatirkan proyek ini akan mengalami keterlambatan” jelasnya. Dirinya berharap, pembangunan double track akan selesai pada tahun 2014 mendatang.(Frans C. Mokalu)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s