KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan Pilkada Dua Putaran

Ilustrasi
Ilustrasi

(Suara Gratia)Cirebon – Setelah dalam rapat pleno perhitungan suara yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon kemarin diketahui tak ada satu pun dari enam pasangan calon bupati dan wakil bupati yang meraih 30% suara sah. Sehingga Pilkada Kabupaten Cirebon ditetapkan dua putaran.

Berdasarkan hasil perhitungan KPU Kabupaten Cirebon pasangan nomor urut dua yakni Sunjaya Purwadi-Tasiya Soemadi mendominasi perolehan suara dengan mengantongi 239.040 suara atau 27,89%. Disusul pasangan nomor urut enam, Raden Sri Heviyana-Rakhmat dengan 173.519 suara atau 20,24%. Posisi ketiga ditempati pasangan nomor urut tiga, Moh Luthfi-Ratu Raja Arimbi Nurtina dengan 158.168 atau 18,45% suara. Posisi keempat ditempati pasangan nomor urut empat Nurul Qomar-Subhan 123.003 atau 14,35% suara. Sedangkan posisi kelima ditempati nomor urut lima yakni Ason Sukasa-Kusnandar P dengan 82.719 atau 9,65% suara. Terakhir, pasangan dari jalur independen yaitu Moh Insyaf Supriaadi-Darusa mengantongi 80.769 atau 9,42 % suara.

Sekretaris KPU Kabupaten Cirebon Sonson M Ichsan menjelaskan, berdasarkan Undang Undang Pemerintahan Daerah, jika belum ada satu pasangan yang memperoleh 30% suara akan dilakukan pemilihan putaran kedua. “Dalam hal ini maka dilakukan pemilihan putaran kedua oleh pasangan calon dengan perolehan suara terbanyak pertama dan kedua, yakni Sunjaya Purwadi-Tasiya Soemadi dan Raden Sri Heviyana-Rakhmat” terangnya.

Sementara, Rapat Pleno beberapa kali yag digelar di Asrama Haji Watubelah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon terasa tegang ketika saksi dari keenam calon sepakat mengajukan keberatan. Mereka bahkan sempat menuding KPU Kabupaten Cirebon tak profesional. Hal ini, di antaranya dipicu adanya sembilan kecamatan yang sempat ditolak laporan rekapitulasi perhitungan suaranya. Kesembilan kecamatan itu di antaranya Pabedilan, Mundu, Plumbon, Kapetakan, Panguragan, Ciwaringin, Gebang, Pasaleman, dan Jamblang.

Para saksi menilai, laporan rekapitulasi di sembilan kecamatan tersebut terutama tak dilengkapi amplop dan segel sebagaimana yang ditentukan. Sehingga para saksi sepakat meminta adanya pungutan suara ulang di sembilan kecamatan tersebut. Para saksi pun berencana melaporkan hal tersebut kepada DKPP, Bawaslu, maupun KPU Pusat.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Iding Wahidin mengatakan, tetap mengapresiasi masukan dan saran para saksi. Tindakan hukum yang bakal dilakukan mereka pun ditegaskannya sebagai hak masing-masing dan akan dihadapi pihaknya. Namun dirinya memastikan, rekapitulasi perhitungan suara hari itu sah. “Kami pun bertanggung jawab secara yuridis terhadap hasil perhitungan di semua kecamatan” tegas dia. Pihaknya pun akan segera mengkoordinasikan dengan pihak terkait atas rencana pilkada putaran kedua, terutama menyangkut waktu dan dana.

Meski sempat diwarnai protes dari para saksi, rapat pleno rekapitulasi suara tetap dilanjutkan tanpa gangguan berarti lainnya.

Usai pleno, calon bupati nomor urut dua, Sunjaya Purwadi yang muncul belakangan kepada media mengungkapkan, akan menerima pilkada putaran kedua setelah ada pemilihan ulang di sembilan kecamatan yang dinilainya bermasalah. “Kalau di sembilan kecamatan sudah diputuskan pemilihan ulang, jika memang diputuskan dua putaran pun tak masalah. Sekarang, pemilihan ulang saja dulu, baru bisa diputuskan mau dua putaran atau cukup satu putaran saja” katanya.

Tak lama pasca penutupan rapat pleno, puluhan orang yang diketahui simpatisan pasangan Sunjaya-Tasiya menggeruduk Asrama Haji Watubelah. Mereka menuduh KPU telah berlaku tak profesional hingga menyebabkan pilkada dua putaran. Massa sempat mencoba masuk ke halaman asrama, namun berhasil dihalangi aparat keamanan yang membentuk pagar betis. Polisi dibantu Brimob dan TNI berjaga di sekitar pagar yang ditutup rapat. Sunjaya yang berada di lokasi sempat menenangkan massa, namun mereka kemudian mengancam akan mendatangi kantor KPU di Sumber.(Frans C. Mokalu)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s