Preman Cirebon Diberi Pelatihan di Komando Pendidikan (Dodik) Bela Negara Lembang

Polisi bekerjasama dengan Dinsosnakertrans Kota Cirebon, mengirimkan belasan preman yang terjaring razia ke Dodik Bela Negara Lembang Bandung.
Polisi bekerjasama dengan Dinsosnakertrans Kota Cirebon, mengirimkan belasan preman yang terjaring razia ke Dodik Bela Negara Lembang Bandung.

(Suara Gratia)Cirebon – Sekitar 15 pria yang diduga preman, calo, dan pengamen di lingkungan Polres Cirebon Kota terjaring dalam razia yang digelar Selasa (22/10/2013). Mereka ditangkap lantaran kerap kali membuat resah di lingkungan dimana mereka beroperasi. Razia tersebut digelar dengan pembagian tiga kelompok, Satuan Polsek Utara Barat, Satuan Polsek Gunung Jati, dan Satuan Sabhara Mako Polres Cirebon Kota. Saat tiba kepolisian tiba di sekitar lokasi, tak satupun dari mereka yang tenang. Razia ini digelar secara mendadak di beberapa lokasi di antaranya, sekitar kawasan Gunung Sari, Jalan Pemuda, Kanggraksan, Terminal Harjamukti, Perumnas, Pasar Jagasatru, Pasar Kanoman, dan beberapa tempat lainnya.

Kepala Satuan Sabhara Polres Cirebon Kota, AKP Nana Ruhiana mengungkapkan, agenda razia merupakan jawaban dari banyaknya laporan warga yang merasa resah dan terganggu akibat ulah para preman, calo, dan pengamen. Tidak sedikit dari mereka yang beroperasi, dan kerjanya hanya meminta uang kepada warga sekitar dengan pura-pura sebagai parkir. Padahal kenyataannya mereka bukanlah tukang parkir.

“Kami melakukan apa yang selama ini dilaporkan banyak warga. Warga resah dengan keberadaan mereka yang kerjanya hanya meminta-minta. Bahkan bila tidak pergi, mereka terus memaksa,” ungkapnya. Selain itu, pengamen-pengamen juga banyak yang berperilaku sama. Mereka hanya membawakan lagu sekadarnya, namun meminta bayaran secara paksa kepada warga sekitar. Bahkan beberapa di antara mereka, ada yang mengamen, sambil menggunakan obat-obatan, seperti pil atau lainnya.

“Kami tangkap mereka saat berkeliaran di jalan-jalan, dan beroperasi. Ini akan kami tingkatkan guna menciptakan suasana yang kondusif dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara, Kabag Ops Polres Cirebon Kota Kompol Wawan Sumantri mengatakan, ini merupakan program dari tigkat Pemerintah Provinsi, Pangdam, dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat. “Program ini diluncurkan untuk mendata, menghimpun preman-preman atau yang diduga preman,” ungkapnya. Ia menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Cirebon, hari ini juga akan mengirimkan belasan preman ini ke Komando Pendidikan (Dodik) Bela Negara Rindam III/Siliwangi Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Disana, mereka akan diberikan pelatihan meliputi peningkatan ketrampilan, kedisiplinan, bela negara dan motivasi agar tidak kembali menjadi preman. “Kita langsung berangkatkan hari ini, diberikan pelatihan hingga Sabtu mendatang,” jelasnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s