Daop III Cirebon Akan Tambah Rangkaian Gerbong Ciremai Ekspress

KA Ciremai Ekspress diluncurkan beberapa waktu lalu di Stasiun Kejaksan Kota Cirebon.
KA Ciremai Ekspress diluncurkan beberapa waktu lalu di Stasiun Kejaksan Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Belum genap satu bulan, tingkat okupansi Kereta Api (KA) Ciremai jurusan Cirebon-Bandung diklaim menggembirakan. PT KAI Daop 3 Cirebon bahkan telah menambah satu gerbong kelas bisnis dan berencana menambah jumlah gerbong. Manajer Pemasaran dan Angkutan (Daop) III Cirebon, Sigit Irawanta mengungkapkan, pada hari-hari libur okupansi KA Ciremai bahkan mencapai 100%.

“Untuk libur panjang dan hari-hari libur seperti Idul Adha lalu, tingkat okupansi KA Ciremai, khususnya kelas eksekutif, mencapai 100%,” ungkapnya. Untuk kelas ekonomi AC sendiri, tingkat okupansi di masa libur mencapai 95%. Sedangkan untuk rata-rata okupansi harian, saat ini sudah mencapai 60%.

Persentase tersebut menurutnya, dinilai cukup tinggi untuk kereta api yang peluncurannya belum genap sebulan yakni pada 28 September lalu. Karena itulah, pihaknya kemudian menambah jumlah gerbong KA Ciremai. Sebelumnya, hanya dua gerbong kelas eksekutif dan dua gerbong kelas ekonomi yang dijalankan. Saat ini, pihaknya telah menambah gerbong menjadi dua kelas eksekutif, satu kelas bisnis, dan dua kelas ekonomi AC. “Januari mendatang kami akan kembali menambah menjadi empat kelas eksekutif dan empat kelas bisnis AC,” bebernya.

Sementara itu, Humas Daop 3 Cirebon, Sugianto menyatakan, pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan mereka. “Kami masih akan terus melakukan berbagai upaya untuk itu,” ujarnya.

Selain memperbaiki pelayanan untuk KA Ciremai, mereka pun mengubah jadwal keberangkatan KA Argojati menjadi lebih pagi. Untuk keberangkatan KA Argojati terpagi menjadi pukul 04.55 WIB dan tiba di Jakarta pukul 07.43 WIB. Sebelumnya jadwal terpagi keberangkatan KA Argojati pukul 05.45 WIB. Perubahan jadwal keberangkatan itu dikatakan dia atas permintaan dari penumpang kereta api itu sendiri, terutama karyawan dan pegawai.

Mereka menghendaki tiba di Jakarta sebelum pukul 08.00 WIB sehingga masih bisa beraktivitas atau bekerja di Jakarta. Perubahan jadwal keberangkatan kereta api terpagi itu diharapkan meningkatkan okupansi KA Argojati menjadi minimal 80%. “Berdasarkan survei, 70% pengguna KA Argojati ingin diberangkatkan lebih pagi,” tutupnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s