Royal Wedding Kesultanan Cirebon, Bertabur Adat dan Budaya khas Keraton

Sultan Sepuh ke-IVX Keraton Kasepuhan PRA. Arief Natadiningrat (kedua dari kiri) dan Putra Mahkot Elang Raja Luqman Zulkaedin (kedua dari kanan).
Sultan Sepuh ke-IVX Keraton Kasepuhan Cirebon PRA. Arief Natadiningrat (kedua dari kiri) dan Putra Mahkota Elang Raja Luqman Zulkaedin (kedua dari kanan).

(Suara Gratia)Cirebon – Dalam hitungan hari ke depan, Elang Raja Luqman Zulkaedin putra pertama dari empat bersaudara (Bapak) Sultan Sepuh ke-IVX PRA Arief Natadiningrat dan  (Ibu) R.A. Isye Natadiningrat, akan menikah dengan Ratih Marlina putri dari Bapak/Ibu Wawan Setiawadi dan Hj. Rita Hermawaty. Ini merupakan pernikahan pertama yang dilakukan keluarga Keraton Kasepuhan Cirebon, sejumlah persiapan pun dilakukan demi suksesnya acara pernikahan tersebut.

Acara pernikahan kedua mempelai akan diselenggarakan dengan beragam adat khas keraton dan budaya asli Cirebon diantaranya Siraman di halaman Wetan Keraton Kasepuhan (Minggu, 10/11) dilanjutkan dengan Ziarah ke Astana Gunung Sembung, Akad Nikah di Mesjid Agung Sang Cipta Rasa diteruskan Adat Temon di Bangsal Prabayaksa Keraton Kasepuhan (Senin, 11/11), dan Resepsi di Bangsal Pagelaran Keraton Kasepuhan (Sabtu, 16/11). Selain itu, seluruh prosesi pernikahan akan dibawakan dengan dua bahasa yakni Bahasa Cirebon dan Bahasa Indonesia.

PRA Arief Natadiningrat menyatakan, merasa gembira sekaligus tegang mengingat ini adalah pernikahan yang pertama kali di keluarga Keraton Kasepuhan Cirebon, oleh karena itu selama proses persiapan menjelang pernikahan disikapinya dengan sikap santai. “Yah, tentu saja saya gembira dan gerogi karena pernikahan ini akan melalui banyak sekali prosesi. Tapi, saya dan keluarga menjalaninya dengan santai,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pernikahan ini memiliki sejumlah misi, selain menyatukan dua keluarga besar agar diberikan kelanggengan dan berkah, juga menghidupkan kembali adat dan budaya Cirebon. Karena Cirebon memiliki banyak adat dan budaya yang merupakan aset adiluhung. “Ini kesempatan bagi kami untuk mengangkat aset budaya,” bebernya. Tidak kalah penting, Sultan Sepuh juga akan mengundang sebanyak 5 ribu tamu yang terdiri dari teman, sahabat, keluarga besar, dan pejabat.

Sultan Sepuh mengungkapkan, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan RI Agung Laksono akan menjadi saksi pernikahan kedua mempelai, selain itu seluruh rangkaian prosesi pernikahan akan diiringi puluhan musik dan kesenian Cirebon. “Dalam mencari jodoh, saya memberikan kebebasan. Orang Keraton itu tidak harus dengan orang Keraton lagi. Yang terutama, bagaimana perjodohan ini langgeng dan diberkahi,” tutupnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s