Kota Cirebon Bangun Monumen Perjuangan

Wali Kota Cirebon Ano Sutrisni melakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon.
Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno melakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Setelah mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan tingkat Kota Cirebon 10 Nopember lalu, Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), melakukan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon di Jalan Brigjen Darsono By Pass Cirebon.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Cirebon Yuliarso, Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut Gatot S, Dewan Harian Cabang (DHC) 45 dan Legiun Veteran, serta pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kota Cirebon.

Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno mengatakan, Pemerintah Kota Cirebon menyambut baik dan sangat apresiatif atas digagasnya pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon tersebut. Menurut Ano, berdasarkan ingatannya cita-cita membangun monumen ini sudah ada sejak 20 tahun lalu. “Akan tetapi karena berbagai hal baru terwujud tahun ini. Saya berharap, pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon ini menjadi inspirasi generasi masa kini, dan ke depan agar mereka benar-benar mengetahui dan memahami perjalanan bangsa serta perjuangan Rakyat Cirebon dalam meraih dan mempertahankan Republik Indonesia,” terangnya.

Ia melanjutkan, pembangunan Monumen Perjuangan ini juga sebagai wujud penghormatan dan penghargaan Pemerintah Kota Cirebon kepada para pahlawan atas jasa-jasanya dalam membela kepentingan bangsa dan negara. “Dibangunnya Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon ini juga merupakan upaya untuk memetik pelajaran dari masa lalu, mengekalkan ingatan dan menanamkan nilai-nilai kesadaran sejarah bagi generasi masa kini dan masa datang,” bebernya.

Ia menjelaskan, dipilihnya lokasi ini untuk pembangunan monumen perjuangan karena di tempat ini pernah terjadi peristiwa heroik yang luar biasa, dimana rakyat Cirebon bersatu padu melawan penjajah untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ano melanjutkan, tentu saja hal ini akan menjad inspirasi kehidupan manusia saat ini. Dirinya meyakini, pembangunan Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon ini dapat selesai pada tahun 2014 mendatang, dan diresmikan bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2014.

Sementara, salah satu mantan pejuang yang juga Sekretaris Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Supriyadi, menyambut bahagia dibangunnya Monumen Perjuangan Rakyat Cirebon.Menurutnya, keinginan pejuang agar ada monumen peringatan di lokasi tersebut, bukan tanpa alasan. Di lokasi yang saat ini dikenal sebagai Jalan Perjuangan, telah terjadi pembantaian terhadap 15 orang pejuang oleh tentara KNIL tahun 1947.

“Belasan pejuang berusaha menghalangi penjajah Belanda yang hendak membunuh dua orang komandan kompi TKR,” terangnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s