Wali Kota Cirebon Minta Pemprov Jabar Serahkan Taman Krucuk

Status yang tidak jelas membuat Taman Krucuk tidak terpakai dan tidak terawat.
Status yang tidak jelas membuat Taman Krucuk tidak terpakai dan tidak terawat.

(Suara Gratia)Cirebon – Kondisi Taman Krucuk yang terletak di Jalan Selamet Riyadi Kota Cirebon, yang tidak terawat hingga kini statusnya kepemilikan dan pengelolaannya belum jelas. Seiring berjalannya waktu, Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno meminta Pemprov Jabar untuk memproses penyerahan Taman Krucuk di Kota Cirebon sebagai aset Pemkot Cirebon, secepatnya Desember tahun ini.

Penyerahan tersebut akan membuat status Taman Krucuk jelas, mengingat sejak selesai dibangun kondisinya memprihatinkan. Apalagi taman yang sedianya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau (RTH) itu berdiri di atas tanah kota. “Tahun depan harus sudah diserahkan, kalau memungkinkan secepatnya Desember ini diserahkan ke pemkot,” kata Ano.

Ia mengatakan, permintaan penyerahan Taman Krucuk dari Pemprov Jabar ke Pemkot Cirebon, sudah pernah disampaikan namun belum juga direalisasikan. Jika diserahkan, Taman Krucuk tersebut akan dicatat sebagai aset Pemkot Cirebon melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP).

Ano menegaskan, penyerahan dimaksud berupa pekerjaannya mengingat tanahnya sendiri tetap milik Kota Cirebon. Menurut mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon itu, keberadaan Taman Krucuk dapat sebagai pengimbang keberadaan mal dan bangunan lain.

Selain sebagai RTH, Taman Krucuk juga dipandang dia bisa berfungsi sebagai ruang pagelaran maupun taman bermain. “Salah satu sanggar pernah minta untuk bisa melakukan pagelaran di situ, tapi karena belum jelas statusnya terpaksa ditunda izinnya,” tuturnya.

Kondisi Taman Krucuk sendiri sejak beberapa lama menampakkan kesan kekumuhan dengan ilalang, aksi vandalisme, hingga ketiadaan pepohonan, serta penerangan yang tidak memadai di sekitarnya. Hal itu mengundang keprihatinan anggota DPRD Taufik Praptidina yang juga mengindikasi taman tersebut telah disalahgunakan sebagai lokasi mesum.

“Saya warga sekitar sini dan kerap melihat taman ini malah jadi tempat mesum,” ungkapnya. Pihaknya telah mengetahui hingga kini Taman Krucuk belum diserahkan secara resmi dari Pemprov Jabar ke Pemkot Cirebon. Menurutnya, fungsi Taman Krucuk dapat dimaksimalkan sehingga masyarakat dapat menikmati manfaatnya, baik untuk sarana bermain maupun untuk pertunjukkan kesenian. Melihat kondisi itu, dia pun berharap Pemprov dapat memahaminya agar pengelolaannya jelas dan kondisinya terjaga baik.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s