Pesta Ganja, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Sat Narkoba Polres Cirebon Kota, menangkap tiga remaja yang sedang pesta ganja di sekitar komplek pemakaman Jl. Cipto mangunkusumo.
Sat Narkoba Polres Cirebon Kota, menangkap tiga remaja yang sedang pesta ganja di sekitar komplek pemakaman Jl. Cipto mangunkusumo.

(Suara Gratia)Cirebon – Tiga remaja yang sedang pesta ganja di area Makam Cina di Jalan Cipto MK, yakni YR (22 tahun), AS (18 tahun), R (15 tahun) dan seorang warga asal Talun Kabupaten Cirebon, SP (27 tahun), diamankan polisi. Ketiganya ditangkap tanpa perlawanan, sekitar pukul 15.00 WIB di sekitar komplek pemakaman.

Berawal dari laporan masyarakat bahwa di lokasi yang tak jauh dari Bong Cina sedang berlangsung pesta ganja sekitar pukul. Petugas dari Satuan Narkoba Polres Cirebon Kota langsung mendatangi lokasi dan menangkap pelaku pesta ganja itu. Berdasarkan pengembangan dari tiga remaja itu, petugas berhasil meringkus seorang lagi yakni warga Talun Kabupaten Cirebon, SP (27). Dia berperan sebagai penjual dan menyimpan ganja milik ketiga remaja tersebut.

Dari keempat pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa daun ganja kering dengan berat sekitar setengah kilogram, yang terbagi dalam satu paket besar dan beberapa linting ganja siap jual/pakai.

Salah satu pelaku YR mengaku, dirinya baru sebulan terakhir ini mengonsumsi ganja. Barang haram itu didapatnya dari salah seorang bandar di Jakarta. “Saya kalau sekali beli, sekitar 1 kilogram dengan harga Rp 1 juta,” ungkap YR. Pria yang juga warga Jalan Cipto MK Kompleks Margasari itu menambahkan, untuk satu paket ganja dengan berat 1 kilogram itu biasa ia habiskan bersama teman-temannya. Dalam sepekan, ia dan teman-temannya itu bisa berpesta ganja hingga tiga kali. Uang untuk membelinya pun, diakui YR, hasil dari urunan ia bersama teman-temannya. “Kalau beli itu ya saya ke Jakarta. Setelah dapat barangnya, tidak saya bawa ke rumah, tapi dititpkan ke SP dulu,” ujarnya.

Pelaku lainnya, AS (18) mengaku baru pertama kali ikut pesta ganja bersama YR dan lainnya. Ia tertarik untuk mencoba daun kering asal Aceh itu karena diajak YR. “Saya sih baru sekali saja. Itupun diajak YR,” ungkap remaja asal Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon itu. Ditemui di tempat yang sama, SP (27), mengaku dirinya hanya berperan menyimpan ganja kering milik YR. Namun, SP mendapat bagian dari YR sebagai upah menyimpan barang haram tersebut. “Saya hanya dititipin saja dan dikasih bagian untuk saya pakai,” ungkap pria yang pernah dipenjara di Polres Cirebon pada 1997-1999 silam dengan kasus yang sama itu.

Kasat Narkoba, AKP Alisman menjelaskan, pihaknya melakukan penangkapan para pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat. “Kami tangkap mereka sedang pesta ganja,” ungkap Alisman.

Ia melanjutkan, satu di antara pelaku tersebut masih berusia di bawah umur. Bahkan masih berstatus pelajar di salah satu SMP di Kota Cirebon. “Semuanya sudah kami amankan,” katanya. Kepada keempat pelaku, menurut Alisman, pihaknya akan mengenakan pasal berbeda. Untuk para pemakai, yakni YR, AS, R dikenakan pasal Undang-undang pasal 127 KUHP tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. “Untuk SP memiliki peran lebih, hukumannya pun disesuaikan,” terangnya.(Frans C. Mokalu)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s