Masjid Teja Suar Batal Dijual

Masjid Teja Suar di Jalan Tuparev Kabupaten Crebon.
Masjid Teja Suar di Jalan Tuparev Kabupaten Crebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Pihak keluarga pemilik Masjid Teja Suar di Jalan Tuparev Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, Saelan, diinformasikan ingin mengembalikan fungsi masjid seperti semula yakni, sebagai tempat ibadah. Bahkan, jika bisa mereka berniat mewakafkannya kepada masyarakat Cirebon.

Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Cirebon Kosasih Natawijaya mengungkapkan, akhir minggu lalu istri Saelan, Cicih menghubungi dirinya. Dalam pembicaraan ini, terungkap pihak keluarga menghendaki Masjid Teja Suar dikembalikan pada fungsi semula. “Jumat lalu saya menelepon Ibu. Cicih, istri Pak. Saelan. Ibu. Cicih minta doanya agar bisa mengembalikan Masjid ke fungsi yang sebenarnya,” bebernya.

Masih mengutip pernyataan Cicih pada dirinya, Kosasih melanjutkan, masjid tersebut akan diwakafkan kepada umat Islam di Cirebon. Ia menjelaskan, pada awalnya sertifikat tanah dimana terdapat masjid di atasnya itu sebelumnya atas nama Saelan. Menurutnya, kemungkinan pihak keluarga Saelan ingin mengembalikan sertifikat tersebut agar kepemilikannya kembali kepada mereka. Pernyataan pemilik masjid itu diharapkannya dapat meredam berbagai komentar penolakan dari masyarakat dan ormas yang belakangan banyak beredar, baik di media massa maupun di tengah masyarakat luas sendiri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Masjid Teja Suar di Jalan Tuparev Kecamatan Kedawung Kabuaten Cirebon yang memiliki desain unik ini, dikabarkan telah dijual oleh pemiliknya kepada seorang pengusaha. Sejauh ini, penjualan dilakukan karena belum diwakafkannya masjid yang dikenal berarsitektur unik dan pernah menjadi lokasi berkumpulnya para aktifis saat orde baru ini oleh sang pemilik. Padahal, masjid yang terletak di kawasan perdagangan dan bisnis di Kabupaten Cirebon itu diresmikan oleh tokoh ulama terkenal yakni Buya Hamka pada tahun 1976.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon, akhirnya turun tangan terkait penjualan Masjid Teja Suar. Wakil Bupati Cirebon Ason Sukasa menyebutkan, Pemerintah Kabupaten telah membentuk tim khusus untuk mencari fakta penjualan masjid. “Kabar penjualan masjid telah menyedot perhatian banyak pihak belakangan ini, kami sendiri belum yakin masjid itu telah dijual. Maka dari itu, kami bentuk tim khusus untuk mencari fakta yang benar terkait perihal ini,”ungkapnya. Tim itu sendiri, akan dikomandoi Sekretarsi Daerah Kabupaten Cirebon Dudung Mulyana dengan anggota instansi teknis terkait. Selanjutnya, persoalan ini akan diserahkan kepada Sekretaris Daerah.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s