Polisi Tertibkan Pengendara Nakal di Perlintasan Kereta Api

Sat Lantas Polres Cirebon Kota menertibkan pengendara di perlintasan KA Jl Kartini.
Sat Lantas Polres Cirebon Kota menertibkan pengendara di perlintasan KA Jl Kartini.

(Suara Gratia)Cirebon – Pengendara roda dua maupun roda empat yang membandel, menerobos atau mengambil jalur kanan ketika pintu palang kereta api tertutup, harus lebih berhati-hati. Selain waspada nyawa melayang tertabrak kereta api, juga terhadap satuan polisi lalu lintas yang giat melakukan penertiban pengendara bandel di sekitar pintu perlintasan kereta api di Kota Cirebon seperti di palang pintu KA Jalan Kartini, perlintasan Jalan Raya Kesambi, perlintasan Kereta Jalan Selamet Riyadi (Krcuk), dan perlintasan Jagasatru.

Perilaku berkendara yang tidak tertib dan membahayakan ini kerap dilakukan warga ketika melewati pintu perlintasan kereta api. Setelah pintu perlintasan KA, terbuka pengendara yang berada di jalur kiri dan penyerobot di jalur kanan saling berebut jalan dengan pengendara di jalur sebaliknya, kondisi ini kerap menimbulkan kemacetan dan antrian panjang kendaraan di sekitar pintu perlintasan KA, pun demikian dengan keselamatan antar pengendara berada dalam posisi terancam karena tumbukan antar kendaraan tidak bisa dihindari, mereka juga harus berkejaran dengan waktu karena belum juga kondisi lalu lintas kembali normal, kereta berikutnya akan lewat kembali.

Untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan eselamatan pengendara, Kepala Urusan Pembinaan dan Operasional (Kaur Bin Ops) Satuan Lalu Lintas Polres Cierbon Kota Ipda Sakur bersama jajarannya, melakukan penertiban pengendara nakal di sekitar pinta perlintasan KA. Penertiban ini sudah dilakukan lebih dari 15 kali namun, ia mengakui masih banyak pengendara yang nekat menerobos pintu perlintasan dan mengambil jalur kanan ketika palang pintu KA tertutup. Sakur menjelaskan, demi menjaga kesemalatan dan sedukasi kepada pengendara pihaknya secara kontinyu melakukan penegakkan hukum di sekitar pintu perkintasan KA. “Kami menindak tegas para pengguna jalan atau pengendara kendaraan roda dua dan roda empat yang mengambil jalur lain, khususunya di rel kereta api secara terus-menerus,” tegasnya.

Ia melanjutkan, pengendara yang kedapatan melanggar akan dikenakan sanksi berupa teguran, tilang, hingga penahanan terhadap kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat. Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan penertiban kendaraan di sekitar pintu perlintasan KA sebanyak 15 – 20 kali. “Kita melakukan penertiban ini di sore hari atau jam pulang kerja. Selain itu, kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk memasang separator di jalur lintasan rel kereta,” tutupnya.(Frans C. Mokalu)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s