Antisipasi Lonjakan Penumpang, Daop III Cirebon Operasikan KA Fakultatif

Manager Humas PT KAI Daop III Cirebon, Zunerfin.
Manager Humas PT KAI Daop III Cirebon, Zunerfin.

(Suara Gratia)Cirebon – Mengantisipasi lonjakan penumpang jelang libur Natal dan Tahun Baru 2014, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) III Cirebon akan mengoperasikan Kereta Api (KA) fakultatif. KA fakultatif merupakan KA yang dioperasikan pada waktu tertentu yang telah ditentukan, di luar KA reguler yang rutin beroperasi setiap hari ataupun KA tambahan. Manager Humas Daop III Cirebon Zunerfin menyebutkan, KA fakultatif yang akan dioperasikan berupa KA Cirebon Ekspres (Cireks) relasi Cirebon – Gambir. “KA Cireks Cirebon-Gambir ini memiliki kapasitas 442 tempat duduk,” jelasnya.

KA fakultatif akan mulai dioperasikan pada 22, 25, 27, 28, dan 29 Desember 2013 mendatang. Kemudian, dilanjut pada 1,3, dan 5 Januari 2014. Di luar KA fakultatif terdapat KA reguler yang berangkat dari Daop III Cirebon jurusan Gambir, antara lain lima KA Cireks berkapasitas 2.210 tempat duduk, dua KA Argojati dengan 600 tempat duduk, serta jurusan Bandung dua KA Ciremai Ekspres 832 tempat duduk.

Menurutnya, apabila KA reguler dan fakultatif kewalahan mengangkut penumpang, dua KA Cireks dan Argojati siap dioperasikan sebagai KA tambahan. Puncak lonjakan penumpang sendiri diperkirakan mulai H-4 Tahun Baru 2014 atau setelah libur Natal 2013. “Pemesanan tiket saat ini masih normal, kami targetkan seluruh penumpang terangkut semua,” katanya.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon, Nasrulsyah mengatakan, pada libur natal dan tahun baru rata-rata tingkat hunian hotel meningkat. Meski begitu, dibanding momen libur lebaran peningkatan pada natal dan tahun baru tidak begitu besar. “Libur natal dan tahun baru biasanya tingkat hunian hotel di Kota Cirebon meningkat 15-20%. Rata-rata peningkatan itu dialami hotel-hotel berbintang,” tuturnya.

Dia menyebutkan, para penghuni hotel biasanya merupakan warga lokal Cirebon yang bekerja dan menetap di luar kota. Mereka pulang kampung untuk menikmati waktu bersama keluarga, baik saat libur natal maupun tahun baru.

Lebih jauh dia mengungkapkan, saat ini hotel-hotel di Kota Cirebon menghadapi tantangan akibat maraknya pertumbuhan hotel baru. Untuk itu, dia mengingatkan tetap pentingnya persaingan sehat melalui peningkatan pelayanan, baik melalui sumber daya manusia hingga fasilitas yang diberikan.

“Peningkatan hunian hotel tak bisa hanya mengandalkan momen hari besar atau libur, tapi fasilitas dan pelayanan yang baik tetap mendukung peningkatan itu,” pungkasnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s