Jelang Natal, Gereja di Cirebon Disterilisasi

Polisi memeriksa setiap sudut ruangan di gereja dalam sterilisasi tempat ibadah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Polisi memeriksa setiap sudut ruangan gereja dalam sterilisasi tempat ibadah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru di Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Perayaan Ibadah Malam Natal (Selasa 24/12/2013) yang akan dilaksanakan oleh ribuan umat Kristiani di Wilayah Kota Cirebon mendapat pengamanan ekstra ketat dari pihak kepolisian. Hari ini Polres Cirebon Kota (Ciko) menerjunkan satu unit tim penjinak bom (Jibom) mensetrilisasi sejumlah gereja.

Tim Jibom menyisir setiap sudut gereja yang dicurigai menjadi tempat untuk menyembuyikan bahan peledak seperti, tempat parkir, ruang utama ibadah, gudang, kolong kursi, dan lainnya. Selain itu, komunikasi dengan panitia Natal pihak gereja juga di tingkatkan.

Ditemui usai sterilisasi gereja, Kabag Humas Polres Ciko AKP Yana Mulyana menjelaskan, penyisiran gereja-gereja sebelum perayaan Natal ini merupakan tindakan antisipasi dan peningkatan keamanan agar umat kristiani di Kota Cirebon dapat melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan terkendali. “Sebagian besar gereja sudah kami periksa, mulai dari tempat parkir, ruang ibadah, hingga kolong-kolong kursi. Benda-benda yang mencurigakan yang tidak ada pemiliknya kami periksa semua,”ungkapnya.

Yana melanjutkan, ini merupakan bagian dari protap dalam Operasi Lilin Lodaya 2013 yag setiap tahun ritun digelar. Pihaknya, akan mengawal ibadah Natal dari awal hingga akhir sampai perayan pergantian tahun. “Sejauh ini sterilisasi tidak ada masalah. Tapi kami tetap melakukan penempatan anggota dan waspada,” ujarnya.

“Ruang ibadah, pintu masuk gereja, dan ruangan lainnya sudah dipasangi CCTV,” ungkap salah satu panitia Natal Gereja Sidang Pantekosta Di Indonesia (GSPDI) Cirebon Jimmy Sampurno, pada kesempatan yang sama. Ia melanjutkan, untuk meningkatkan kenyamanan umat dalam merayakan Ibadah Malam Natal pihaknya telah membentuk kepanitiaan bersama aktivis gereja lainnya. “Setiap tahun kami berkoordinasi dengan polisi, supaya Natal ini berjalan aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara, salah satu panitia Natal Gereja Katolik Santo Yosep Cirebon Bambang mengatakan, sudah menyiapkan sejumlah persiapan pengamanan dalam pelaksanaan ibadah Malam Natal dan kegiatan lainnya di gereja. “Kami sudah pasang 20 CCTV di sekitar Gereja,” bebernya.

Ia menambahkan, sebelumnya panitia natal menghimbau umat untuk tidak membawa barang-barang berlebihan dan tas besar. Ibadah malam Natal di Gerejanya sendiri akan dilaksanakan pada pukul 16.30 WIB dan 19.30 WIB. “Sebelum masuk gereja seluruh barang bawaan umat akan diperiksa,” pungasknya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s