Kini, Penumpang KA Bisa Cetak Tiket Sendiri

Kepala Daop III Cirebon Wawan Ariyanto (kanan) mendampingi calon penumpang yang menggunakan layanan CTM di Stasiun Cirebon.
Kepala Daop III Cirebon Wawan Ariyanto (kanan) mendampingi calon penumpang yang menggunakan layanan CTM di Stasiun Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Kini penumpang kereta api tidak perlu antri berlama-lama untuk menndapatkan tiket, karena walaupun sudah memesan tiket secara online di outlet-outlet penjualan tiket resmi penumpang tetap saja harus antri untuk mendapatkan tiket. Mulai tanggal 1 Januari 2014 lalu PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menerapkan sistem Cetak Tiket Mandiri (CTM) atau self service ticketing.

Caranya adalah, ketika penumpang telah melakukan transaksi dan telah memperoleh struk pemesanan, dapat ditukar dengan lembar tiket KA yang bisa dicetak sendiri oleh penumpang di mesin CTM yang tersedia di stasiun tertentu, dengan cara memasukan kode booking dan nomor identitas/KTP serta mengisi kolom stasiun keberangkatan, kemudian pilih menu “Cari” setelah itu pilih menu “Cetak”, maka tiket akan tercetak sesuai dengan yang  di pesan. CTM sudah dapat digunakan oleh seluruh penumpang KA di Daop III Cirebon, khususnya di Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, dan Stasiun Jatibarang.

Ditemui di Stasiun Cirebon, Kepala Daop III Cirebon Wawan Ariyanto mengatakan, bagi penumpang KA di Daop III sudah dapat menggunakan layanan CTM, karena telah disediakan lima unit CTM yaitu dua unit di Stasiun Cirebon, dua unit di Stasiun Cirebon Prujakan, dan satu unit di Stasiun Jatibarang. “Untuk di Stasiun Cirebon sudah ada dua unit CTM yang beroperasi sejak 1 Januari 2014 lalu, sedangkan Stasiun Cirebon Prujakan baru dipasang satu unit, dan Stasiun Jatibarang akan segera dipasang,” jelasnya.

Wawan menjelaskan, dengan adanya fasilitas cetak tiket mandiri ini, bagi calon penumpang yang membeli tiket secara online atau melalui gerai minimarket, akan dengan mudah memperoleh penukaran tiket, karena penumpang dapat mencetak tiketnya sendiri, tanpa harus antri lagi di loket. Pihaknya berharap, selain memberikan peningkatan layanan kepada pengguna jasa kereta api juga untuk meningkatkan penjualan tiket secara online menjadi 70 sampai 90 persen.

“Sekarang ini penjualan diluar loket baru sebesar 40 sampai 50 persen. Di Daop III sementara kita sediakan lima unit CTM, kalau peminatnya semakin banyak akan kita tambah,” ungkapnya.

Wawan menambahkan, dalam usaha memberikan peningkatan pelayanan kepada penggguna jasa kereta api, pihaknya terus melakukan modernisasi dan inovasi. Salah satunya adalah menyajikan fasilitas CTM ini. “Sekarang penumpang bisa nyetak tiketnya sendiri,” tutupnya(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s