Ribuan Pecinta Sepeda Onthel Meriahkan “Go West Onthel Mencari Cinta”

Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, Ali Masykur Musa (kiri), secara simbolis memberikan bibit pohon kepada perwakilan komunitas sepeda onthel.
Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, Ali Masykur Musa (kiri), secara simbolis memberikan bibit pohon kepada perwakilan komunitas sepeda onthel.

(Suara Gratia)Cirebon – Sedikitnya 1.500 orang dengan sepeda kayuh tua (Onthel) memadati halaman Keraton Kasepuahan Cirebon, (Sabtu 4/1/2014) pagi. Setelah dilepas oleh Sultan Sepuh ke-XIV PRA Arief Natadiningrat, seluruh peserta berbondong-bondong mengayuh sepeda onthelnya menuju Taman Sari Gua Sunyaragi. Dalam kegiatan ini, hadir juga Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat, Ali Masykur Musa.

Pada acara yang diadakan oleh komunitas sepeda onthel Cirebon itu, pria yang biasa disapa Cak Ali ini bukan hanya hadir untuk ikut menggowes, tetapi juga untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga lingkungan demi kehidupan yang lebih baik, dan menerima penghargaan sebagai “Bapak Angkat Komunitas Sepeda Onthel”.

“Kami sepakat mengangkat Cak Ali sebagai Bapak Angkat Komunitas Sepeda Onthel, karena kami tahu betul bahwa beliau peduli terhadap budaya bersepeda onthel,” ujar Kang Edi Dharma, Pembina Komunitas Sepeda Onthel.

Setelah menggowes kurang lebih sejauh 5 km, di area Gua Sunyaragi Ali Masykur Musa memberikan sambutan singkat sekaligus membagikan bibit pohon, sebagai wujud peduli lingkungan. Dalam pengarahan singkatnya, Cak Ali mengapresiasi kegiatan yang sarat akan nilai budaya, kesehatan, dan manfaat terhadap lingkungan ini. “Saya senang bisa hadir di sini. Karena kegiatan ini dapat meningkatkan hidup sehat, menambah pengetahuan sejarah, dan kesadaran untuk merawat lingkungan,” jelasnya.

Dirinya memberikan apresiasi kepada komunitas onthel yang mau dan peduli menjaga lingkungan hidup serta ikut menanam pohon. Ia berharap, agar wisata sepeda tua ini memberikan dampak positif kepada masyarakat, khususnya ketika era modernitas seringkali melupakan keberadaan benda-benad bersejarah. “Di era yang serba modern ini, semakin jarang orang yang peduli dan tekun merawat benda-benda antik bernilai sejarah, seperti sepeda onthel,” ungkapnya.

Cak Ali mengaku, dahulu, sepeda onthel merupakan kendaraan yang selalu ia pakai untuk aktifitas sehari-hari bersama ayahnya. “Di kampung, saya memiliki beberapa koleksi sepeda onthel tua,” kenang Calon Presiden Konvensi Partai Demokrat yang mengusung Tema “Indonesia Adil, Makmur, dan Martabat” ini.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s