Perayaan Imlek di Cirebon Dijadikan Festival Budaya

Rapat persiapan gelar budaya Imlek di kantor Bappeda Kota Cirebon, Jl.Cipto Mangunkusumo.
Rapat persiapan gelar budaya Imlek di kantor Bappeda Kota Cirebon, Jl.Cipto Mangunkusumo.

(Suara Gratia)Cirebon – Perayaan tahun baru masyarakat Tiong Hoa atau Imlek di Kota Cirebon yang setiap tahun dirayakan untuk kalangan terbatas atau hanya untuk warga Tiong Hoa saja. Tahun ini, perayaan Imlek 2565 yang jatuh pada tanggal 31 Januari 2014 mendatang, akan dikemas dalam bentuk festival budaya, sehingga tidak hanya diikuti oleh warga Tiong Hoa saja tetapi dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Kota Cirebon.

Gagasan ini muncul dari Pemerintah Kota Cirebon, karena melihat potensi budaya dan kesenian yang sangat kaya. “Kita ingin menangkap momentum Imlek ini sebagai salah satu agenda wisata budaya. Kita berkoordinasi dengan kawan-kawan etnis Tiong Hoa untuk bisa melaksanakan event Imlek yang lebih meriah,” ungkap Yoyon Indrayana, Kepala Bidang Fisik dan Lingkungan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cirebon, ditemui usai mengikuti rapat persiapan Festival Perayaan Imlek di kantornya Jalan Cipto Mangunkusumo.

Menurut Yoyon, perayaan Imlek di Kota Cirebon ternyata banyak menyedot perhatian warga non Tiong Hoa seperti Jawa, Sunda, Arab, dan lainnya. Oleh karena itu Pemerintah Kota Cirebon bersama Paguyuban Sosial Marga Tiong Hoa Indonesia (PSMTI) serta unsur terkait lainnya, akan mengemas perayaan Imlek menjadi festival budaya dan kesenian yang dapat dinikmati seluruh warga Cirebon dan luar Kota Cirebon. “Sepanjang Jalan Pasuketan dan Jalan Pekiringan akan didekorasi bernuansa oriental dengan lampion-lampion, panggung budaya, kesenian dan lainnya. Tidak hanya itu, kita juga akan menampilkan kuliner khas Tiong Hoa serta menampilkan pakaian adatnya,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Juru Bicara PSMTI Cirebon Surya Pranata, menyambut baik rencana Pemkot Cirebon tersebut. Ia menyatakan, akan berkoordinasi dengan panitia intern yang setiap tahunnya merayakan Tahun Baru Imlek. “Kami bersyukur sekali atas perhatian pemerintah. Karena Kota Cirebon ini merupakan kota multi etnis,” tuturnya.

Ia menjelaskan, dalam Tahun Baru Imlek terdapat sejumlah rangkaian kegiatan seperti doa bersama puji syukur kepada sang pencipta, ramah-tamah bersama keluarga dan sahabat, dan acara penutupan, arak-arakan serta memajatkan doa mohon berkah. “Imlek itu tradisi budaya dimulai tanggal 31 Januari 2014 sampai hari kelima belas (Cap Go Meh) atau tanggal 14 Februari 2014 mendatang,” jelasnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s