Tenggak Miras Oplosan, Lima Pemuda Tewas

Ilustrasi.tribunnews.com
Ilustrasi.tribunnews.com

(Suara Gratia)Cirebon – Lima orang tewas setelah menenggak minuman keras oplosan. Kelimanya adalah, warga Kanggraksan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, yang tewas setelah mengonsumsi miras oplosan jenis ciu. Berdasarkan informasi, mereka tewas bergiliran usai pesta miras yang secara keseluruhan diikuti delapan pemuda.

Selain lima tewas, diketahui seorang lainnya dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit. Pesta miras sendiri rupanya tak hanya dilakukan dalam waktu semalam, melainkan dua hari berturut-turut sejak Selasa (4/2) hingga Rabu (5/2).

Pesta miras oplosan sendiri dilakukan di sebuah pos kamling tak jauh dari areal tempat pemakaman umum Kanggraksan. Kelima korban tewas sendiri masing-masing Jaenal (26 tahun) dan Yudi Wijaya (28 tahun) keduanya warga Kanggraksan Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Solehudin (28 tahun) dan Dion, warga Winaon, Kelurahan/Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, serta Jefri yang belum diketahui pasti identitasnya.

Dion dan Jefri meninggal setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Sementara seorang yang saat ini dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan di RSUD Gunung Jati adalah Rama (14 tahun).

Sedangkan peserta pesta miras yang selamat dua orang, yakni Pena (23 tahun) dan Zaenal (14 tahun). Kapolsek Cirebon Selatan Timur (Seltim) Kompol Sutisna menyebutkan, kedelapan pemuda tersebut sempat mengeluhkan rasa sakit usai pesta miras oplosan.

“Kemudian, empat orang diketahui meninggal pada Kamis (6/2) subuh dalam waktu berbeda,” terangnya.

Sementara dua orang lagi saat ini dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan di UGD RSUD Gunung Jati. Keduanya, tengah dimintai keterangan terkait kejadian ini.

Menurut pengakuan salah satu korban miras oplosan Sutisna menyebutkan minuman yang mereka konsumsi berjenis arak bali. Miras itu kemudian dioplos dengan minuman ringan dan obat oles tolak nyamuk.

Pihak kepolisian sendiri masih melakukan pencarian atas miras bali tersebut sebagai barang bukti. Diduga, miras bali itu masih disembunyikan, bahkan dibuang, para pelakunya.

Sementara itu Sudirman, orang tua salah satu korban tewas Yudi mengaku sang anak kerap mengonsumsi miras oplosan. Miras yang biasa diminum merupakan jenis ciu yang dicampur kembali dengan obat-obatan.

“Anaknya susah untuk dilarang, beberapa kali diperingatkan tapi tetap saja minum,” keluhnya.

Yudi pun diketahui kerap melakukan pesta miras oplosan di pos kamling di sekitar tempat pemakaman umum Kanggraksan Kota Cirebon. Yudi ditemukan tewas Kamis (6/2)sekitar pukul 01.30 Wib dalam kondisi telanjang bulat di kamarnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s