Maret Mendatang, Jalur Pantura Diberbaiki Permanen

Menteri PU Djoko Kirmanto.
Menteri PU Djoko Kirmanto.

(Suara Gratia)Cirebon – Perbaikan permanen jalan-jalan rusak sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah dan Jawa Barat,  yang rusak akibat bencana, akan dilakukan bulan Maret mendatang. Hal ini ditegaskan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) saat melakukan peninjauan jalur Pantra Jawa.

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan, jalur Pantura yang rusak tercatat sepanjang 274 km. Sebelum perbaikan permanen bulan Maret mendatang, perbaikan darurat telah dilakukan bersama TNI.

“Kami bersama TNI telah melakuan perbaikan yang sifatnya darurat, bahkan meski masih ada genangan air,” katanya, saat dijumpai di Cirebon sebelum bertolak ke Jawa Tengah untuk memantau kerusakan pantura.

Perbaikan darurat dijanjikannya selesai akhir Februari ini. Untuk perbaikan permanen yang dimulai awal Maret mendatang, dia menyatakan telah melaksanakan tender untuk menentukan pihak ketiga yang akan mengerjakannya.

Perbaikan permanen di antaranya akan meliputi pembongkaran hingga recycling. Djoko menyebutkan, setidaknya Rp 15 miliar telah dianggarkan untuk perbaikan darurat. Sedangkan untuk perbaikan permanen telah dialokasikan Rp 119 miliar hingg Desember mendatang, ditambah anggaran untuk perbaikan reguler Rp 313 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV Ditjen Bina Marga Kementerian PU Bambang Hartadi, yang meliputi Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jabar, menambahkan, setidaknya sepanjang 140 km dari 258 km Pantura Jabar bermasalah akibat banjir. Namun dia memastikan, sejak 8 Februari lalu penanganan telah dilakukan oleh Kemen PU sepanjang 73 km, sisanya dibantu TNI sepanjang 67 km.

“Dari lima PPK, ada dua yang bermasalah yakni di wilayah Karawang-Cikampek-Pamanukan dan Pamanukan-Sewo-Lohbener. Sedangkan Lohbener-Palimanan serta Cirebon-Losari relatif bagus,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kerusakan terparah berada di sepanjang 37 km di jalur Sewo-Patrol-Lohbener. Di Kabupaten Karawang maupun Indramayu yang terkena banjir terparah, perbaikan yang telah dilakukan telah menunjukkan hasil yang ditandai dengan peningkatan waktu tempuh kendaraan menjadi sekitar 40 km/jam.

Selain jalan berlubang, di Pantura Jabar juga dilaporkan adanya gorong-gorong roboh di Kilometer 128 ruas Ciasem-Pamanukan (Subang). Hanya dia menegaskan, perbaikan gorong-gorong selesai akhir pekan ini.

Dalam kesempatan yang sama pula, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah V Hedi Rahadian menyebutkan, kerusakan pantura Jawa Tengah-Jawa Timur sepanjag 190 km, terutama berada di daerah perbatasan Jabar-Jateng hingga Semarang. Kerusakannya relatif merata.

“Di Jateng, kerusakan parah terutama di Pemalang, Pati, Kudus, dan Demak. Sementara Jatim secara umum aman,” terangnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

One Comment Add yours

  1. harus nya lebih di perhatikan lagi gan , perbaikan jalan nya
    soal nya di perkirakan tahun ini pasti kemungkinan volume kendaran roda dua akan jauh lebih banyak lagi gan
    terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s