Bulog Cirebon Salurkan Raskin Percepatan Nopember dan Desember

Kepala Bulog Sub Divre Cirebon Muhson.
Kepala Bulog Sub Divre Cirebon Muhson.

(Suara Gratia)Cirebon – Awal tahun Januari-Pebruari 2014 Bulog Sub Divre Cirebon mengklaim sudah menyalurkan Beras Miskin (Raskin) 100 persen. Selain itu, Bulog Cirebon juga menyalurkan percepatan penyaluran Raskin alokasi Nopember dan Desember 2014,  sesuai dengan surat Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Nomor B 23 Menko/Kesra/II Tahun 2014 tanggal 7 Pebruari, tentang Percepatan Penyaluran Raskin.

“Alokasi Raskin bulan Nopember disalurkan Pebruari dan percepatan penyaluran Raskin alokasi bulan Desember di bulan Maret,” terang Kepala Bulog Sub Divre Cirebon Muhson di kantornya Jalan. Pemuda Kota Cirebon. Keputusan itu menurutnya, merupakan hasil sidang kabinet 7 Pebruari lalu yang langsung dipimpin oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Muhson menjelaskan, Satu Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) menerima 30 kg karena bulan Pebruari ada dua alokasi. “Perkirraan saya akan muncul raskin 13 dan 14. karena memang biasanya setiap tahun seperti itu,” imbuhnya. Untuk Sub Divre Cirebon untuk setiap bulan terdapat 381.869 RTSPM kalau disetarakan dengan beras sama dengan 5.728.035 kg per bulan.

Ia berharap, alokasi percepatan Raskin Nopember selesai disalurkan di bulan Pebruari, pasalnya hingga saat ini sudah tersalurkan sebanyak 50 persen. “Alokasi percepatan Nopember sudah ada perintah percepatan pebruari dari Bupati dan Walikota,” katanya.

Bulog Cirebon sendiri, memiliki ketahanan stok per 24 Pebruari sebanyak 51,6 ton beras yang berasal dari petani di 10 komplek gudang Bulog diantaranya Tuk, Pegambiran, Larangan, Ciperna, Arjawinangun, Sidoraja, Bandorasa, Kasokandel, Sigong, dan Gintung.

“Ketahanan stok untuk sembilan bulan kedepan aman di wilayah Cirebon. Selain Raskin ada Cadangan Beras Pemerintah (CBP) setiap Kabupaten/Kota masing-masing 100 ton, masyarakat dapat mengakses beras tersebut secara gratis,” terangnya.

Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, Majalengka dan lainnya, masing-masing memiliki stok sebanyak 100 ton beras per tahun, untuk cadangan bagi masyarakat yang membutuhkan baik untuk bencana alam maupun nelayan yang tidak bisa melaut. “Untuk mendapatkan CBP masyarakat harus didata oleh Kepala Desa. Lalu mengajukan ke Kecamatan dari Kecematan ke Bupati/Walikota, selanjutnya kepada kita lalu bisa dicairkan. Beras ini stoknya bagian dari stok Sub Divre,” tutupnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s