Panwaslu Kota Cirebon Segel Gambar Caleg

Anggota Panwaslu Kota Cirebon meyegel spanduk Caleg, di Jalan Sutomo.
Anggota Panwaslu Kota Cirebon meyegel spanduk Caleg, di Jalan Sutomo.

(Suara Gratia)Cirebon – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cirebon menyegel seluruh alat peraga kampanye yang ditletakkan ditempat yang tidak semestinya, Senin 10/3. Hingga masa tenang kedepan, Panwaslu akan menyapu bersih atribut kampanye Calon Legistlatif yang akan bertarung pada 9 April 2014 mendatang seperti, sepanduk, baliho, umbul-umbul, baner dan lainnya, yang dipasang di pohon-pohon, tiang listrik, termbok rumah (tanpa ada surat ijin tertulis dari pemilik rumah), dan kantor-kantor pemerintahan.

Ketua Panwaslu Kota Cirebon Munarso mengatakan, Panwaslu akan menyegel dengan stiker khusus pada atribut kampanye yang penempatannya melanggar aturan, seluruh sudut Kota Cirebon akan disisir sampai ke dalam gang-gang kecil, mencopot alat peraga kampanye yang ditempel di pohon-pohon, tiang listrik, dan lainnya.

“Gambar ini tidak pernah habis, pasang lagi-pasang lagi. Bahkan kami menggunakan tindakan preventif dengan menyegel gambar caleg dengan stiker bertuliskan ‘Melanggar, Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013, Telah Direkomendasikan Oleh Panwaslu Kota Cirebon Kepada Pemerintah Daerah Untuk Mencabut’. Harusnya mereka bawa alat sendiri seperti bambu atau yang lainnya untuk memasang spanduk dan baner.” ungkap Munarso ditemui di sela-sela kegiatan penyegelan atribut Pemilu di Jalan Sutomo Kota Cirebon.

Ia berharap, agar seluruh Calon Legslatif untuk memahami dan mematuhi peraturan mengenai kampanye, sehingga Pemilu ini berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. “Pada dasarnya tidak mungkin mereka tidak mengerti, karena aturan ini sudah disosialisasikan oleh KPU. Kadang-kadang kan partai politik ini memiliki kecenderungan untuk melanggarnya tinggi sekali,” tuturnya.

Padahal pihaknya, sudah memberikan sosialisasi peraturan kampanye kepada seluruh partai politik bersama KPU.

Munarso mengakui, pihaknya tidak dapat memberi sanksi efek jera terhadap caleg yang melanggar aturan pemasangan atribut kampanye tersebut, namun dirinya hanya memberikan sanksi sosial. “Kami tidak bisa memberikan sanksi secara hukum,” terangnya.

Dia meminta, masyarakat tidak memilih para calon yang sering melanggar peraturan dalam kampanye. “Kami berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mencabut alat peraga kampanye yang melanggar aturan, termasuk yang dipasang di sepanjang Jalan Siliwangi dan Jalan Kartini. Karena jalan itu harus steril,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon Andi Armawan menyatakan, dalam waktu dekat akan mencabut atribut-atribut kampanye yang melanggar aturan. “Sekarang ditandai dulu sama Panwaslu. Setelah itu kita akan copot semua,” tegasnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s