PT KAI Ajak Pelajar Cirebon Jalan-jalan Gratis

Peserta Traveling by Train saat di Saung Udjo.
Peserta Traveling by Train saat di Saung Udjo.

(Suara Gratia)Cirebon ā€“ Sedikitnya 120 siswa dan tenaga pengajar dari 30 SMA/SMK di Kota Cirebon, kemarin (Kamis, 27/03/2014) mengikuti Traveling by Train dengan mengunjungi sejumlah objek wisata di Bandung.

Menggunakan Kereta Api (KA) Ciremai Ekspress tujuan Cirebon-Bandung, kegiatan itu dimaksudkan meningkatkan minat pelajar menggunakan moda transportasi KA. Tempat-tempat yang dikunjungi yakni Saung Angklung Udjo, Dago Pakar, dan Museum Konferensi Asia Afrika, serta pusat oleh-oleh.

“Setiap peserta Traveling by Train tidak dipungut biaya sepeserpun,” ungkap Kepala PT KA Daop 3 Cirebon Sukaeri.

Sukaeri menjelaskan menerangkan, Traveling by Train merupakan terobosan PT KA untuk mengenalkan detail KA kepada generasi muda yang dikemas dalam paket wisata. Selain bernilai promosi, kegiatan itu juga bernilai edukasi bagi para pesertanya.

Di penghujung kegiatan, Traveling by Train dijadikan tema untuk kompetisi majalah dinding (mading) bagi para siswa dalam bentuk foto. Kompetisi mading, sebagai salah satu upaya mengasah kreativitas siswa.

“Ke depan, bisa saja siswa SMP dan SD mengikuti kegiatan ini,” tandas dia.

Dalam kegiatan itu sendiri, saat berada di Saung Udjo di Jalan Padasuka, para siswa disuguhi aneka kesenian tradisional Indonesia serta sempat mempraktekkan langsung alat musik angklung. Selain sebagai lokasi pertunjukan seni angklung, Saung Angklung Udjo dikenal pula sebagai tempat produksi angklung terbesar di dunia.

Selain Saung Angklung Udjo, para siswa selanjutnya mengunjungi Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda di kawasan Dago. Dua goa di taman seluas 526,3 hektar ini, masing-masing Goa Jepang dan Goa Belanda, menjadi destinasi utama para peserta.

Selanjutnya, mereka mengunjungi pula Museum Konferensi Asia Afrika. Di sana, mereka mempelajari sejarah pertemuan antara negara-negara merdeka se-Asia dan Afrika.

Salah seorang tenaga pengajar asal SMA Santa Maria 2 Dion Angga Permana mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, sebagian besar siswanya belum memanfaatkan moda transportasi KA.

“Selama ini ada KA di Cirebon, tapi belum banyak yang memanfaatkannya, seperti siswa-siswa saya. Diharapkan kegiatan ini berlanjut karena baik untuk edukasi, terutama dari sisi pengenalan budaya,” ungkap dia.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s