Kota Cirebon Terima Bantuan Rp 600 miliar

Menkokesra Agung Laksono (tengah) didampingi Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno (kanan) menandatangani prasasti peresmian prgram gerbang kampung di Kelurahan Kasepuhan Kota Cirebon.
Menkokesra Agung Laksono (tengah) didampingi Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno (kanan) menandatangani prasasti peresmian prgram gerbang kampung di Kelurahan Kasepuhan Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Hari ini, Pemerintah Pusat melalui 13 kementeriannya menyawer Kota Cirebon sekitar Rp 600 miliar sebagai bantuan program nasional Gerakan Pembangunan (Gerbang) Kampung, Kamis 03 April 2014.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, bersamaan dengan launching Gerbang Kampung di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Menurutnya, Program Gerbang Kampung merupakan program nasional di mana setiap kementerian memiliki program masing-masing untuk kemajuan kesejahteraan kampung. “Tujuannya sama  yaitu, percepatan pembangunan,” katanya, setelah memukul gong sebagai tanda diresmikannya Program gerbang Kampung di Kelurahan Kasepuhan Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang diberikan berupa dana senilai Rp 620,74 miliar. Di antaranya diberikan Kementerian Pendidikan Kebudayaan berupa program Bantuan Operasioanl Sekolah (BOS), bantuan siswa miskin, Dana Alokasi Khusus (DAK), tunjangan profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), layanan kursus dan pelatihan, layanan PAUD, hingga bantuan revitalisasi empat keraton dan situs bersejarah Cirebon.

Selain itu diberikan juga bantuan langsung masyarakat (BLM) dari Menkokesra, bantuan stimulan rumah tak layak huni dari Kementerian Perumahan Rakyat, buku agama dari Kementerian Agama, buku mengenai posyandu, poskesdes, dan desa siaga aktif dari Kementerian Kesehatan, sarana prasarana olahraga dan kepemudaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, sarana pasca panen padi hingga bantuan paket peralatan program pengolahan holtukultur dari Kementerian Pertanian.

Ia menjelaskan, saat ini setidaknya ada 240 kelurahan/desa di Indonesia yang masuk program Gerbang Kampung. “Kalau berhasil, akan bertahap dilakukan terhadap kampung lain. Diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” imbuhnya.

Kelurahan Kasepuhan di Kota Cirebon dipandang strategis sebagai lokasi Gerbang Kampung karena memiliki keistimewaan berupa nilai budaya sebagai perkembangan ekonomi kreatif. “Di Kasepuhan, terdapat keunggulan ekonomi kreatif seperti topeng, batik, dan tarian khas Cirebon,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno mengaku, hingga kini masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun pengangguran di Kota Cirebon masih banyak. Karena itu, program Gerbang Kampung dinilai tepat diberlakukan di kota ini karena dapat cepat menurunkan kemiskinan dan pengangguran.

“Pemkot Cirebon telah mengajukan kepada Kementerian Sosial bantuan senilai sekitar Rp 24,5 miliar meliputi pendidikan, kesehatan, perumahan, pemuda olahraga, dan lainnya. Semoga dapat dikabulkan, Pak Menteri,” bebernya.

Ano berharap, kemajuan yang diraih kelurahan-kelurahan di Kota Cirebon kelak dapat membuat kota ini sejajar dengan kota metropolitan lain.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s