Jadi Tuan Rumah PON, Pemkot Cirebon Benahi Fasilitsa Olahraga

Tampak depan Kolam Renang Catherine Surya yang kini kondisinya tidak terawat.
Tampak depan Kolam Renang Catherine Surya yang kini kondisinya tidak terawat.

(Suara Gratia)Cirebon – Kota Cirebon terpilih menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Tahun 2016 mendatang. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon akan memperbaiki fasilitas olahraga yang ada di kompleks Bima Kecamatan Kesambi, salah satunaya adalah kolam renang yang dulu menjadi kebanggaan masyarakat Kota Cirebon yaitu Kolam Renang Cathetrine Surya dan Stadion Madya Bima.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon Asep Dedi menyatakan, perbaikan dua sarana olahraga ini dilakukan, mengingat dua cabang olahraga (cabor) dalam PON ini akan dilaksanakan di Kota Cirebon. Mengenai pendanaan perbaikan akan dibantu Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Rencananya ada dua cabor yang akan dilaksanakan di Kota Cirebon, renang dan basket. Untuk renang sudah dipastikan di sini, sedangkan basket masih kami coba upayakan supaya digelar di Kota Cirebon juga,” katanya.

Meski direncanakan dibantu Pemprov, pihaknya belum dapat memastikan pekerjaan jenis apa yang akan dilakukan terhadap kedua lokasi cabor tersebut. Hal ini karena muncul kemungkinan pekerjaan pembangunan stadion baru untuk cabor basket sesuai standar nasional, yang anggarannya akan dialokasikan dari bantuan gubernur sekitar Rp100 miliar.

Lain halnya dengan kolam renang, yang dikatakan Asep, pekerjaannya tetap berupa perbaikan areal kolam. Jika stadion untuk basket tetap menggunakan stadion madya yang sudah ada, maka dimungkinkan pekerjaan yang dilakukan kelak hanyalah berupa perbaikan.

“Kalau hanya perbaikan, maka anggaran yang akan dibantu Pemprov tergantung usulan kami dari Pemkot. Targetnya stadion untuk cabor basket harus standar nasional, sementara untuk kolam renang sudah sesuai sehingga hanya butuh perbaikan saja,” jelasnya.

Pemkot Cirebon menargetkan pada 2015 perbaikan ataupun pembangunan fasilitas untuk kedua cabor tersebut dikerjakan agar pelaksanakan PON pada 2016 terkejar. Pihaknya berharap, Pemprov Jabar mendukung perwujudannya melalui bantuan finansial secara penuh.

“Pada APBD perubahan akan kami usulkan. Perbaikan bukan hanya pada fasilitas cabor itu sendiri, melainkan sekitar lokasi pun harus dibenahi, seperti tempat parkir, halaman, dan sebagainya,” tandasnya.

Kompleks fasilitas olahraga Bima sendiri selama ini dikenal berkondisi buruk, salah satunya terjadi pada kolam renang. Selain kolam renang, di areal ini pula terdapat fasilitas olahraga lain, seperti lapangan tenis, lapangan sepak bola, maupun lapangan basket.

Sayang, kondisi bangunan pada fasilitas olahraga tersebut rata-rata memprihatinkan. Aksi vandalisme hingga rerumputan liar menambah buruk rupa fasilitas olahraga di lokasi ini. Padahal, Bima merupakan aset Pemkot Cirebon yang selayaknya dimanfaatkan optimal.

Menurut pemerhati bidang pemerintahan Agus Alwafier, optimalisasi aset sesungguhnya dapat mendatangkan pendapatan bagi pemkot sendiri. “Kompleks Bima salah satu aset Pemkot Cirebon yang strategis. Kalau dikelola baik, bisa mendongkrak PAD,” katanya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s