Puskesmas Ambruk, Wali Kota Cirebon Instruksikan Evaluasi Bangunan Setiap Tahun

Sejumlah pekerja memperbaiki atap bangunan Puskesmas yang ambruk. Satu bulan kedepan Puskesmas ini sudah dapat melayani masyarakat.
Sejumlah pekerja memperbaiki atap bangunan Puskesmas yang ambruk. Satu bulan kedepan Puskesmas ini sudah dapat melayani masyarakat.

(Suara Gratia)Cirebon – Atap bangunan Puskesmas Kesambi Kota Cirebon ambruk, Senin (14/4/2014) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, pelayanan pengobatan pada masyarakat Selasa (15/4/2014) stop sama sekali. Pihak puskesmas hanya melayani masyarakat yang meminta rujukan ke rumah sakit. Itupun pelayananan dilakukan di halaman Puskesmas.

Ambruknya atap bangunan berbahan baja ringan yang baru berusia sekitar 5 tahun itu, diduga akibat hujan angin yang melanda Kota Cirebon sepekan ini. Karena tidak mampu menahan beban berat genteng, atap langsung ambrol.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, karena penjaga malam juga sedang ada di lantai bawah. Namun kerugian dipastikan cukup besar.

Kepala Puskesmas Kesambi Sulfianty Irfan mengatakan, atap yang ambruk menimpa sedikitnya 5 ruangan yang ada di lantai 2. Ruang tersebut adalah ruang komputer, ruang pertemuan, tata usaha, konseling dan ruang kepala puskesmas.

“Diduga atap tersebut ambruk diterpa oleh hujan disertai angin yang melanda Kota Cirebon beberapa hari belakangan ini. Karena tidak mampu menahan beban, akhirnya atap tersebut ambruk,” terangnya.

Ia melanjutkan, agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhenti dan sambil menunggu perbaikan selesai, untuk sementara pelayanan kesehatan pindah ke rumah dinas Kepala Dinas Kesehatan. “Agar pelayanan tidak stop, sementara kita pindah ke rumah Kadinkes,” tuturnya.

Sementara, Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk memeriksa bangunan milik Pemkot yang sudah berumur lebih dari lima tahun.

“Atas peristiwa ini saya meminta kepada dinas teknis dan OPD untuk menjadikan pelajaran. Bangunan Puskesmas, sekolah-sekolah, kalau sudah ada penurunan kualitas maka harus segera diperbaiki, jangan dibiarkan. Pngecekan bangunan ini harus menjadi kegiatan rutin,” katanya, ditemui setelah meninjau Puskesmas tersebut, Rabu 16 April 2014.

Menurutnya, pihak pemborong sudah menyatakan bertanggung jawab atas bangunan tersebut, karena bangunan Puskesmas ini masih dalam masa garansi pihak kontraktor.

Pada kesempatan yang sama, Kontraktor Bangunan Puskesmas Kesambi Abdul Fatah menyatakan bertanggung jawab penuh untuk memperbaiki Puskesmas tersebut. “Saya bertanggung jawab, hari ini langsung diperbaiki. Perbaikan bangunan memakan waktu selama satu bulan,” terangnya.

Menurutnya, konstruksi bangunan yang baru ini akan lebih diperkuat dan tidak merubah konsep bangunan yang lama. Selain itu pihaknya, akan mengevaluasi bangunan garapannya yang sudah berumur lebih dari lima tahun. “Tetap memakai baja ringan, tapi kita pakai yang lebih kuat. Kalau sudah berumur 6 sampai 7 tahun, kita evaluasi bangunannya,” tutupnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s