Taman Krucuk Jadi Tempat Mesum

Salah satu sudut Taman Krucuk.
Salah satu sudut Taman Krucuk.

(Suara Gratia)Cirebon – Taman Krucuk yang dibangun Pemeirntah Provinsi Jawa Barat dengan anggaran lebih dari Rp 1 miliar, disinyalir disalahgunakan menjadi tempat mesum. Kondisi ini dipicu oleh ketidakjelasan institusi yang mengelolanya, karena Pemprov sendiri belum menyerahkan taman tersebut ke Pemerintah Kota Cirebon.

Kondisi Taman Krucuk hingga kini terlihat kumuh, dipenuhi rumput ilalang tinggi, penuh corat-coret aksi vandalisme. Taman yang berlokasi di pertigaan Jalan Selamet Riyadi ini akan gelap di malam haru, karena tidak ada sarana penerangan.

Padalah kondisi taman ini tergolong bagus, di tengah taman seluas sekitar 500 meter2 tersebut ada panggung dan tribun berbentuk setengah lingkaran, untuk penonton. Dibelakang tribun dibangun tembok setengah lingkaran setinggi 3 meter, sepanjang sekitar 10 meter.

Di belakang tembok menyisakan hamparan tanah selebar 1,5 meter sampai 2,5 meter, yang berbatasan dengan tembok yang juga pagar keliling Gedung BKPP wilayah Cirebon.

Menurut salah seorang warga sekitar Amin, lokasi di belakang tembok setinggi 3 meter itulah yang kerap dimanfaatkan muda-mudi untuk pacaran.

Menurutnya, suasana yang gelap, ditambah lagi dilindungi tembok tinggi, menjadi lokasi ideal mereka yang pikirannya kotor. “Dari jalan pasti tidak akan terlihat, selain jauh dari jalan juga karena ada tembok tinggi,” katanya.

Menurutnya, bukan hanya remaja saja yang memanfaatkannya, tidak jarang juga wanita tuna susila. Menurutnya, warga sekitar risih juga dengan aktivitas mesum di lokasi tersebut. “Warga sudah ada yang menyampaikan kondisi tersebut ke anggota dewan, supaya institusi terkait bertindak,” bebernya.

Sementara, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Cirebon Dadang Supratman menyatakan, DKP tidak bisa serta merta mengambil alih pengelolaan taman tersebut.

“Meski aset tanah yang digunakan milik Pemkot Cirebon, tetapi yang membangun Pemprov Jabar. Dan sampai sekarang, Pemprov belum menyerahkan kepada Pemkot Cirebon,” katanya.

Sampai saat ini, belum ada kegiatan  untuk memanfaatkan, panggung di lokasi taman.  Dadang mengungkapkan, sebenarnya sudah banyak pihak yang mengajukan izin untuk memanfaatkan taman krucuk untuk kegiatan kreatif dan pertunjukkan budaya.

“Namun kalau belum resmi diserahkan kepada Pemkot Cirebon, kan belum tahu nanti institusi yang ditugasi untuk mengelolanya. Kami berharap, taman segera diserahkan agar jelas pengelolannya,” cetusnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s