Perkuat Netralitas, Pangdam III Siliwangi Kumpulkan Babinsa

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim.

(Suara Gratia)Cirebon – Untuk membuktikan dan menepis isu ketidaknetralan TNI dalam pemilihan umum presiden (Pilpres) 9 Juli 2014, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim mengumpulkan ribuan anggota militer dan PNS jajaran Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ). kemarin.

Dihadapan sekitar 2.400 Babinsa dan PNS yang hadir, Pangdam menekankan netralitas TNI dan juga memotivasi agar Babinsa tidak kendor semangatnya, jangan ragu-ragu menjalankan tugas, pascapemberitaan Babinsa yang dinilai tidak netral.

Pangdam sendiri, telah menjelaskan seluruh teknis sikap prajurit terhadap Pemilu. “Saya mengumpulkan prajurit termasuk PNS di Korem 063 ini, untuk menegaskan netralitas TNI. Saya sudah menguraikan apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan prajurit dalam Pemilu ini,” tuturnya.

Pangdam meminta seluruh komandan satuan dan masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap prajurit yang tidak netral, agar tidak segan-segan menginformasikannya kepada pihk terkait. “Saya meminta pihak-pihak lain dan masyarakat juga melakukan pengawasan,” imbuhnya.

Kalau memang ditemukan dan terbukti ada prajurit yang tidak netral dirinya menegaskan, akan ada sanksi tegas. Hingga kini belum ada laporan mengenai anggota TNI yang tidak netral, sementara isu ketidaknetralan yang terjadi di Sumedang, Pangdam memastikan, setelah diselidiki dan ditelusuri hal itu tidak benar. “Yang di Sumedang itu setelah ditelusuri ternyata dilakukan oleh oknum tim sukses salah satu calon. Karena diwaktu yang bersamaan anggota TNI yang dimaksud sedang bertugas di luar,” terangnya.

Dirinya menghimbau kepada prajurit untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak golput. Pangdam pun mengingatkan, anggota militer memang harus netral, namun istri dan anggota keluarga lainnya yang bukan berstatus TNI tetap berhak memilih.

“Istri prajurit punya hak suara, jadi dia boleh memilih. Boleh juga jadi panitia pemilu, tapi sebisa mungkin berikan tugas itu pada orang lain dan dia tak boleh ikut kampanye,” terangnya.

Sementara, Pangdam mengatakan pihaknya menerjunkan sebanyak 7.220 personel untuk pengamanan pemilu, sudah tersebar di setiap Korem termasuk Banten. “7.220 personel sudah kita sebar untuk membantu kepolisian melakukan pengamanan Pemilu, itu pun jika diperlukan kalau tidak kita tetap melaksanakan tugas seperti biasa,” katanya. (Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s