Wali Kota Cirebon : “Orang Tua Jangan Paksakan Anaknya Masuk Sekolah Negeri”

Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno (kanan) dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Wahyo (kiri).
Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno (kanan) dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Wahyo (kiri).

(Suara Gratia)Cirebon – Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno menginginkan para orang tua tidak memaksakan anak-anaknya masuk ke sekolah berstatus “Negeri”, karena minat orang tua dan anak berbeda selain itu akan berpengaruh pada prestasi siswa itu sendiri. Hal ini dikatakannya dalam pencairan dana BOS untuk SMA Swasta di SMA Al-Azhar Kota Cirebon, Selasa 24/6.

Ano Sutrisno mengatakan, kedepan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon secara perlahan akan merubah pola pikir para orang tua untuk tidak memaksakan anak-anaknya bersekolah di sekolah Negeri, pasalnya pemerintah melalui sejumlah kebijakannya akan memberikan perhatian yang sama kepada sekolah swasta maupun negeri.

“Saya ingin orang tua tidak memaksakan anaknya masuk sekolah negeri. Tentu saja hal ini akan dibarengi dengan peningkatan kualitas manajemen sekolah swasta,” tuturnya.

Ano melanjutkan, kebijakan dan perhatian pemerintah antara sekolah swasta dan negeri tidak akan jauh berbeda, salah satu contohnya adalah sekolah swasta dan negeri menerima besaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sama. Pihaknya menargetkan dalam periode 2013 hingga 2018 warga Kota Cirebon wajib mengenyam pendidikan sampai SMA.

“Dengan adanya dana bantuan sebesar Rp 2,3 juta per tahun, diharapkan dapat meringankan beban orang tua dan dapat mendorong semangat orang tua menyekolahkan anakn-anaknya,” terangnya.

Menurutnya, paradigma orang tua kedepan harus dirubah, anak-anak tidak harus bersekolah di sekolah negeri karena sekarang banyak siswa sekolah swasta yang berprestasi dan mutu sekolah swasta tidak kalah dengan sekolah negeri.

“Kedepan, mindset para orang tua itu harus ada perubahan, tidak harus anak-anak itu sekolah di negeri saja, di swasta pun banyak yang beprestasi dan berkualitas. Buktinya, saya saja berasal dari lulusan kampus swasta,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Wahyo menjelaskan, hari ini (Selasa 24/6) Pemkot Cirebon melalui Dinas Pendidikan mencairkan dana BOS dengan besaran masing-masing untuk siswa SMA yang berasal dari Kota Cirebon sebesar Rp 2,3 juta/tahun dan untuk SMK sebesar Rp 2,4 juta/tahun.

“Untuk subsidi SPP Rp 750 ribu, BOS Rp 150 ribu, dan LKS Rp 92.970,” jelasnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s