Pemkot Cirebon Kucurkan Dana Rp 20 miliar untuk PDAM

Anggota DPRD Kota Cirebon, Andi Rianto Lie.
Anggota DPRD Kota Cirebon, Andi Rianto Lie.

(Suara Gratia)Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon kembali mengucurkan dana untuk PDAM sebesar hampir Rp 20 miliar. Ditengarai, hingga tahun ini PDAM Kota Cirebon telah menerima suntikan dana hingga Rp 50 miliar.

Anggota DPRD Kota Cirebon Andi Rianto Lie mengakui, tahun ini PDAM mendapat suntikan dana dua kali yang bersumber dari APBD Kota Cirebon. Dari total dana hampir Rp 20 miliar, PDAM menerima Rp 3 miliar pada APBD Murni dan Rp 6 miliar pada APBD Perubahan.

“APBD Tahun Anggaran 2015 nanti akan dialokasikan lagi sekitar Rp 10,625 miliar,” ujarya.

Andi melanjutkan, suntikan dana sebesar itu, rencananya digunakan untuk pelaksanaan dua program, salah satunya penyediaan sambungan pelayanan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dan sistem peningkatan kualitas air bersih para pelanggan PDAM.

Pihaknya menilai, PDAM selayaknya terlebih dahulu melakukan peningkatan pelayanan kepada konsumen. Meski demikian, ia mengaku telah menyetujui alokasi dana tersebut. “Sesungguhnya yang paling penting adalah peningkatan layanan kepada konsumen,” imbuhnya.

Program MBR sendiri merupakan hibah yang bersifat G to G antara pemerintah Indonesia dengan Australia. Diluncurkan sejak 2012 hingga 2014, Kota Cirebon merupakan salah satu daerah yang mendapat hibah tersebut.

Melalui program ini, setiap pelanggan yang merupakan MBR yang berjumlah sekitar 4.000 warga, dibebaskan dari biaya pemasangan hingga tagihan air.

Begitu juga dengan program peningkatan pelayanan kualitas air bersih yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Dia menyatakan, program-program itu mensyaratkan adanya dana sharing dari pemerintah daerah setempat.

“Di sisi lain pelaksanaannya memiliki batas waktu sampai akhir tahun ini. Makanya daripada hangus bantuannya, kami setujui suntikan dana untuk PDAM,” jelasnya.

Sementara, Direktur Utama PDAM Kota Cirebon Sofyan Satari belum berhasil dimintai tanggapannya. Namun Anggota Dewan Pengawas PDAM Kota Cirebon M Rafi menilai, suntikan dana dari pemkot wajar dilakukan sebagaimana syarat bantuan itu sendiri.

“Itu kan penyertaan modal. Kalau programnya berhasil, PDAM akan mengklaimnya kepada pemerintah pusat. Pemerintah pusat akan membayarnya kembali kepada pemkot,” paparnya.

Dia pun meyakinkan, PDAM Kota Cirebon tergolong sehat berdasar data Bank Dunia sejak 2006 hingga sekarang. Bahkan, hal ini dibuktikan dengan setoran PDAM kepada Pemkot pada 2013 naik menjadi sekitar Rp 2,8 miliar dari sebelumnya sekitar Rp 200 juta pada 2012.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s