Polisi Tangkap Kawanan Spesialis Pencuri Brankas Mini Market

Polisi menangkap 5 dari 6 kawanan sesialis pencuri brankas mini market.
Polisi menangkap 5 dari 6 kawanan sesialis pencuri brankas mini market.

(Suara Gratia)Cirebon – Kepolisian Polres Cirebon Kota berhasil menangkap 5 orang dari 6 pelaku spesialis pencurian brankas minimarket. Pelaku ditangkap setelah diketahui warga setempat, saat membuang brankas yang sudah dikuras isinya ke sebuah danau di daerah Kroya Kabupaten Indramayu. Dari keterangan saksi R, polisi mengejar pelaku dan berhasil menangkap R alias Mandor. Melalui pengembangan berikutnya, polisi membekuk 4 tersangka lainnya.

Seorang saksi R mengaku, melihat dengan mata kepala sendiri pelaku membuang brankas kosong ke sebuah danau yang tidak jauh dari kediamannya, dan ia mengenali satu orang dari lima pelaku yaitu R alias Mandor. “Saya kenal salah satu dari mereka, saya langsung lapor polisi,” tuturnya. Polisi langsung bertindak cepat, dan berhasil menangkap R di kediamannya, di Kroya Kabupaten Indramayu, tidak jauh dari lokasi pembuangan brankas.

Setelah dimintai keterangan, R mengaku telah melakukan pencurian di sebuah mini market di Waruduwur blok Kandawaru Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon, dekat pintu tol Palimanan-Kanci, bersama 5 kawanan lainnya. “Pelaku mengakui perbuatannya, setelah diinterogasi,” ujar salah satu anggota Polsek Kroya, Rohman.

Selanjutnya, Polsek Kroya berkoordinasi dengan Polsek Mundu Kabupaten Cirebon, dan berhasil menangkap kawanan pencuri lainnya, yakni Ba’a alias Haji, W, UM alias Bakar, dan I alias Kandar, di tempat yang berbeda yaitu Subang, Karawang, Bekasi, dan Tangerang. Sementara, setelah mengetahui kawan-kawannya ditangkap satu tersangka lainnya, H melarikan diri.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni melalui Kasat Reskrim AKP Hidayatullah mengatakan, tersangka sudah beberapa kali membobol brankas mini market di tempat berbeda, namun tersangka mengaku baru dua kali. “Dari sejumlah bukti, saksi dan rekaman CCTV di mini market, pelaku tidak bisa mengelak,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 6 karung warna putih, 1 unit brankas, 2 buah roda dorong, dua buah tutup gembok, dan lainnya. “Pelaku dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman penjara selama 7 tahun,” terangnya.

Sementara, salah seorang tersangka W mengaku, setelah dibuka paksa brankas tersebut berisi uang senilai Rp 24 juta dibagi rata masing-masing mendapatkan Rp 4 juta, selain itu ia dan kawan-kawannya menggondol puluhan rokok dan susu berbagai merek. “Uang, rokok, dan susu dibagi rata, dan brankas dibuang di daerah Kroya,” ungkapnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s