H-3, Kendaraan Pemudik Padati Pantura Cirebon

Antrian kendaraan pemudik di Jalan Brigjend Dharsono Kota Cirebon.
Antrian kendaraan pemudik di Jalan Brigjend Dharsono Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Memasuki H-3 lebaran atau Jumat 25 Juli 2014, kendaraan pemudik dari Jakarta ke Jawa Tengah baik yang menggunakan roda dua  maupun roda empat terus membanjiri jalur pantura Cirebon. Sejak pukul 07.00-18.00 WIB kendaraan. Penumpukkan kendaraan terjadi di sejumlah ruas jalan seperti Pasar Kue Plered dan Bunderan Kedawung, bahkan antrian kendaraan terjadi di ruas jalan yang tidak pernah terjadi kemacetan seperti di Jalan Brigjend Dharsono.

Menurut data di Pos Pengamanan Tegal Karang Kabupaten Cirebon menunjukkan pukul 09.00-10.00 WIB jumlah kendaraan yang melintas sebanyak 13.896 unit, sementara pukul 11.00-12.00 WIB sekitar 13.500 kendaraan. Dari jumlah itu, 90 persennnya adalah kendaraan roda dua, roda empat sebanyak 9 persen dan bus 1 persen.

Salah seorang petugas Pos Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinkom) Kabupaten Cirebon di Weru Eddi Supriyana mengatakan, sejak pagi sekitar pukul 07.00 sampai menjelang buka puasa kendaraan pemudik dari Jakarta ke arah timur terus membanjiri jalur pantura Cirebon yang didominasi oleh kendaraan roda dua.

“Memasuki H-3 jumlah kendaraan meningkat dari hari sebelumnya. Menjelang siang sampai sore hari sempat terjadi antrian panjang di sekitar pintu masuk tol Tegal Karang, sebagian kendaraan roda empat dialihkan ke jalur reguler sehingga terjadi penumpukkan kendaraan di sejumlah titik, yaitu di pasar kue dan kedawung,” terangnya.

Sementara, Polres Cirebon Kota sejak H-3 kemarin memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk menghindari pertemuan atau perpotongan antara arus pemudik dengan pengendara lokal di sejumlah perempatan jalan dari dalam kota menuju jalur pantura.

“Pada H-3 ini kami jalankan rekayasa lalu lintas untuk mengutamakan pemudik melintas di jalur pantura dan menghindari persinggungan antara kendaraan pemudik dan pengendara lokal,” kata Kasat Lantas Polres Cirebon Kota AKP Wadi Sa’bani saat ditemui di Pos Pengamanan di Jalan Terusan Pemuda.

Pihaknya berkoordinasi dengan Dishubinkom Kota Cirebon merekayasa sejumlah lampu merah yang semula terdiri dari empat fase dirubah menjadi dua fase, yang diberlakukan pada lampu merah Terusan Pemuda, By Pass Cideng, dan By Pass Kanggraksan.

“Akses jalan dari dalam kota kita tutup, pengendara lokal kita alihkan arusnya ke jalan yang lebih aman untuk menghindari perpotongan dengan kendaraan pemudik,” imbuhnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s