H+5, Aktivitas Warga Lokal Perparah Kemacetan di Pantura

Kendaraan dari timur menuju Jakarta memadati jalur Pantura Plered-Plumbon hingga Palimanan Cirebon.
Kendaraan dari timur menuju Jakarta memadati jalur Pantura Plered-Plumbon hingga Palimanan Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Lonjakan arus balik lebaran H+5 atau hari ini Sabtu, 2/8, menuju Jakarta di jalur Pantura Cirebon, dari lampu merah Plumbon hingga perempatan lampu merah Palimanan Kabupaten Cirebon dipadati kendaraan roda dua dan roda empat, menyebabkan kemacetan di beberapa titik seperti Pasar Palimanan, Pasar Pasalaran Plered, Pasar Kue dan di sepanjang ruas jalan yang terdapat pusat jajanan, makanan serta oleh-oleh khas Cirebon.

Sementara, Polres Cirebon Kabupaten berkoordinasi dengan Polres Indramayu mengurai kemacetan dengan mengalihkan kendaraan roda empat menuju Majalengka tidak melewati Palimanan-Tegal Karang lurus lewat jalur tengah (Cirebon-Bandung) menuju Jenun-Gintung-Ciwaringin. Kendaraan roda dua tetap melalui jalur pantura.

Kepadatan kendaraan arus balik dari arah timur menuju Jakarta, terjadi sejak pukul 07.00 WIB hingga siang hari. Kemacetan makin menjadi, ketika kendaraan arus balik bertemu dengan kendaraan warga yang beraktivitas di sekitar jalur pantura.

Menurut pantauan kami, kemacetan terjadi di sepanjang jalur Pantura Plered, Plumbon, Palimanan karena banyaknya warga yang menyerbu pusat oleh-oleh, kuliner dan jajanan khas Cirebon yang memarkirkan kendaraannya di pinggir jalur tersebut, belum lagi aktivitas warga yang menyebrang jalan membuat pantura semakin padat.

Salah seorang pengendara asal Tegal menuju Jakarta Sueb (30 tahun) mengatakan, berangkat dari tegal pukul 07.00 WIB terjebak macet di daerah Losari perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat, memasuki Pantura Cirebon kembali terjebak macet.

Menurutnya, kemacetan terjadi karena arus kendaraan dari timur menuju Jakarta bertemu dengan kendaraan warga sekitar ditambah dengan pemudik yang masih menghabiskan waktu berlibur di Cirebon.

“Karena besok Senin saya sudah kembali bekerja. Dalam keadaan macet begini saya tidak tahu sampai Jakarta jam berapa. Kalo sampe sana malam kan saya masih bisa istirahat,” katanya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s