Cegah ISIS, Kapolres Cirebon Kota Kumpulkan DKM

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Dani Kustoni.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Dani Kustoni.

(Suara Gratia)Cirebon – Minggu (17/8) besok, Kapolres Cirebon Kota akan mengumpulkan para Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Cirebon. Hal ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dalam mengantisipasi kemungkinan masuknya paham ISIS ke Kota Cirebon.

“Kita sudah mengagendakan buat tanggal 17 Agustus, kita akan mengundang seluruh ketua DKM di Kota Cirebon duduk bersama. Kita akan bersama-sama bermusyawarah untuk mencegah dan mengantisipasi paham ISIS,” ungkap Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni, Jumat 15/8 di Mapolresta Cirebon Jalan Veteran.

Dani mengaku, saat ini pihaknya sedang melakukan pemantauan terkait aktivitas 16 orang yang selalu melakukan aktifitas mencurigakan, mereka melakukan pertemuan terbatas keagamaan dan latihan fisik secara rutin. Namnun, ia memastikan sejauh ini warga Kota Cirebon tidak ada yang menjadi anggota paham terlarang tersebut.

“Kita memantau mereka, sifatnya hanya pencegahan saja,” katanya.

Begitupun di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas), belum ditemukan warga binaan yang terlibat ISIS. Apalagi hingga ada kegiatan pembaiatan masuk ISIS misalnya, tidak ditemukannya.

“Karenanya kami belum ada rencana sidak ke Lapas. Tetapi di luar itu, sudah menjadi rutinitas, setiap hari ada anggota yang ditugaskan memantau keamanan di dalam LP,” katanya.

Sementara, Kapolres Indramayu AKBP Wahyu Bintono mengatakan, lokasi yang rawan penyebaran paham ISIS salah satunya adalah Lapas, karena didalamnya terdapat tahanan teroris yang menggunakan jaringannya untuk menyebarkan aliran terlarang tersebut.

“Mulai dari Lapas perlu kita antisipasi, karena bertentangan dengan Pancasila,” ungkapnya saat menghadiri Komunikasi Sosial TNI dengan Komponen Bangsa di wilayah Korem 063/Sunan Gunung Jati, Rabu 13/8 lalu di Makorem setempat.

Wahyu menegaskan, jika ada pertemuan-pertemuan atau perkumpulan kelompok-kelompok tertentu yang menggunakan atribut ISIS akan langsung diamankan.

“Kami minta kepada seluruh pemuda, mahasiswa pelajar dan kelompok masyaraat lainnya, memberikan informasi kepada kami jika ada perkumpulan kelompok-kelompok tertentu yang menggunakan lambang ISIS,”

Terpisah, Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Cirebon, H Abudin menyambut baik rencana Kapolres untuk mengundang para ketua DKM. Menurutnya hal itu sebagai cara sosialisasi dan juga langkah upaya pencegahan.

“Seperti diketahui, paham ISIS kan sudah dilarang pemerintah kita. Karenanya kami dan aparat keamanan akan selalu berkoordinasi untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan bersama,” katanya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s