BBM Dibatasi, SPBU di Cirebon Tutup Siang Hari

Puluhan kendaraan antri mengisi BBM subsidi di Jl. Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon.
Puluhan kendaraan antri mengisi BBM subsidi di SPBU Jl. Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Setelah diberlakukannya pembatasan BBM bersubsidi yang dilakukan oleh Pertamina, banyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Cirebon tutup di siang hari. Imbasnya, antrian kendaraan pun terjadi di sejumlah SPBU, karena pemilik kendaraan khawatir stok BBM bersubsidi sudah habis menjelang sore dan malam hari. Selain itu, konsumen yang kehabisan BBM subsidi terpaksa membeli pertamax yang harganya jauh lebih mahal.

Seperti yang terjadi di SPBU Jl. Brigjend. Dharsono By Pass Kota Cirebon, sejumlah pemilik kendaraan kecewa karena stok BBM bersubsidi di SPBU tersebut sudah habis, walaupun jam masih menunjukkan pukul 11.00 WIB, biasanya di SPBU yang buka selama 24 jam tersebut selalu tersedia stok BBM subsidi. Bahkan di salah satu sudut SPBU tersebut dipasang plang bertuliskan “Kuota Premium Subsidi Hari Ini Habis, Tersedia Pertamax”.

Sementara, antrian kendaraan kunsumen BBM bersubsidi terjadi di beberapa SPBU di Kota Cirebon, seperti yang terjadi di SPBU Jl. Cipto Mangunkusumo, dari pagi hingga siang hari kendaraan roda dua maupun roda empat terus berdatangan ke SPBU tersebut, hingga menyebabkan antiran kendaraan melebar keluar jalan.

Hal yang sama terjadi di SPBU dalam Kota lainnya, seperti di Jalan Yos Sudarso. Antrian kendaraan yang mengisi BBM bersubsidi di SPBU ini tidak seperti biasanya, karena puluhan kendaraan roda dua dan roda empat antri berjejer di SPBU tersebut, padahal pada hari-hari biasa hanya beberapa kendaraan saja yang mengisi BBM.

Salah satu pengendara roda dua seorang mahasiswa universitas swasta di Kota Cirebon, Lita (19 tahun) manyatakan, terpaksa membeli pertamax karena stok BBM bersubsidi jenis premium sudah habis.

“Dari pada motor saya tidak jalan, ya terpaksa saya beli pertamax,” katanya, Jumat (22/8), ditemui saat mengisi BBM di SPBU Jl. Brigjend Dharsono By Pass Kota Cirebon.

Ia mengatakan, sebelum memutuskan membeli pertamax sudah berkeliling ke sejumlah SPBU untuk mencari BBM bersubsidi jenis premium.

“Saya sudah coba di dua pom bensin, premiumnya habis semua,” keluhnya.

Keluhan yang sama diungkapkan oleh salah satu sopir truk, Waryo (50 tahun). Ia rela menunggu berlama-lama di SPBU untuk mendapatkan solar bersubsidi. Waryo sendiri tidak menghiraukan waktu yang terbuang akibat menunggu BBM bersusbidi tersebut.

“Dari pada truk saya kehabisan solar di jalan, mending saya nunggu di pom bensin sampe solarnya datang. Tapi, kalo terus-terusan nunggu begini habis waktu di jalan,” katanya.(Frans C. Mokalu)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s