Pasokan BBM Subsidi di Wilayah Cirebon Kembali Normal

Rapat TPID di Gedung BI yang dihadiri seluruh TPID di wilayah III Cirebon.
Rapat TPID di Gedung BI yang dihadiri seluruh TPID di wilayah III Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Masyarakat di wilayah III Cirebon (Kota/Kab Cirebon, Kuningan, Majalengka, Indramayu) kini dapat merasa lega, karena pasokan BBM bersubsidi dari Pertamina sudah normal kembali. Sehingga masyarakat tidak perlu antre berlama-lama di SPBU untuk membeli BBM subsidi.

Hal ini ditegaskan AR Manajer Pemasaran Pertamina Unit 3 Cirebon, Ciko Wahyudi dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang dihadiri oleh TPID se-wilayah III Cirebon di Gedung Pewrakilan Bank Indonesia Cirebon Jl. Yos Sudarso, Kamis (28/8).

Ciko menjelaskan, pemerintah sejak kemarin (Rabu, 27/8) sudah menginstruksikan pasokan BBM bersubsidi di normalisasi untuk seluruh wilayah Indonesia. Namun, untuk wilayah III Cirebon pasokan BBM subsidi sudah dinormalisasi sejak hari Minggu 24/8 lalu. Bahkan pihaknya sudah memasok BBM subsidi di seluruh SPBU di wilayah III Cirebon dengan jumlah di atas normal.

“Normalisasi pasokan BBM sudah start sejak hari Minggu lalu. Jadi sekarang bisa kita lihat di lapangan sudah tidak ada antrean. Suplainya pun kita tingkatkan dari biasanya yakni 1.600 ton per hari sekarang kita kirim hingga 2 ribu ton per hari untuk premium. Termasuk juga untuk Pertamax yang normalnya 64 ton per hari, dari sejak tiga hari lalu suplainya pun meningkat hingga 300 persen per hari,” jelasnya.

Ciko mengaku, di lapangan terdapat adanya indikasi kepanikan di tingkat masyarakat mengenai kelangkaan BBM subsidi ataupun kenaikan harga BBM, namun pihaknya menegaskan sampai saat ini belum ada instruksi dari pemerintah untuk menaikkan harga BBM subsidi. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak lagi mengantre di SPBU karena pasokan BBM subsidi sudah kembali normal.

“Sementara ini belum ada instruksi ke Pertamina mengenai kenaikan harga,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk mengontrol konsumsi BBM subsidi kedepan pihaknya mewacanakan gerakan “Pertamax Day” yang diberlakukan di wilayah III Cirebon. Dimana satu hari dalam satu minggu tidak ada suplai premium atau solar subsidi tapi khusus Pertamax.

“Ini masih usulan bukan kebijakan,” imbuhnya.

Di tempat yang sama Wali Kota Cirebon, Ano Sutrisno  mengatakan, pengalaman mengenai pembatasan BBM subsidi yang mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, tidak boleh terjadi lagi. “Kejadian yang kemarin tidak boleh terulang lagi,” tandasnya.

Ano pun menyatakan, dalam rapat tersebut telah diwacanakan mengenai pengendallian pemakaian BBM subsidi di wilayah III Cirebon dengan memberlakukan “Pertamax Day”.

“Dalam rapat tadi muncul wacana dalam satu hari tertentu pemakaian Pertamax untuk seluruh SPBU di wilayah III Cirebon. Ini juga untuk mendidik dan melatih masyarakat, ketika BBM subsidinya dikendalikan maka masyarakat sudah terbiasa memakai BBM non subsidi,” katanya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s