Tahun 2015 Transkasi Perbankan Bisa Dilakukan di Warung

Riki Satria, Deputi Direktur Departemen Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM Bank Indonesia.
Riki Satria, Deputi Direktur Departemen Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM Bank Indonesia.

(Suara Gratia)Sukabumi – Masyarakat kelas ekonomi kecil tahun 2015 mendatang akan dapat mengakses layanan perbankan dengan mudah, bahkan dapat menyimpan uang dengan nominal Rp 10 ribu. Tidak hanya menyimpan uang layanan yang disebut Branches Banking ini, juga dapat melayani layanan keuangan lainnya tanpa harus ke Bank seperti, penyimpanan, penarikan, kredit, transfer, belanja, pembayaran rekening listrik dan lainnya, semuanya dapat dilakukan dengan handphone.Bank Indonesia menyebutnya dengan E-Money, karena transaksinya tidak menggunakan uang atau kartu. Program ini diluncukan sejak Agustus 2014 lalu, sudah disiapkan sebanyak 9 ribu agen yang akan melayani masyarat di Pulau Jawa, sementara di DKI Jakarta program ini dalam tahap pengembangan. Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, saat ini masih dalam tahap pemetaan, karena harus menyesuaikan karakteristik masyarakat setempat.

Riki Satria, Deputi Direktur Departemen Pengembangan Akses Keuangan dan UMKM Bank Indonesia, mengatakan, agen-agen keuangan ini berada sangat dekat dengan masyarakat dengan tujuan dapat menjangkau masyarakat mikro. Pihaknya menargetkan, 9 ribu agen yang disiapkan selesai tahun ini dan dapat melayani transaksi keuangan tahun 2015 mendatang.

“Masyarakat tidak lagi harus ke Bank untuk mengakses layanan keuangan, sekarang cukup ke warung saja, ke depan layanan perbankan sudah dapat dilakukan di warung, karena pemilik warung akan menjadi agen perbankan,” katanya, Minggu (2/11) ditemui saat menjadi pemateri dalam Pelatihan Wartawan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VI Tahun 2014 bertajuk “Menjalin Komunikasi Mendekatkan Hati Untuk Kinerja Lebih Baik” di Ujung Genteng Kabupaten Sukabumi.

Riki menjelaskan, transaksi keuangan bisa dilakukan menggunakan handphone berbagai merek dari seluruh layanan operator seluler, handphone dengan fitur yang paling sederhana pun bisa karena layanan ini berbasis sms.

“Pemilik warung atau agen dapat melayani transaksi perbankan menggunakan handphone. Pake handphone yang paling jadul pun bisa. Nasabah akan mendapatkan notifikasi melalui sms, menyatakan bahwa transaksi telah selesai. Program ini tidak menghilangkan fungsi ATM tetapi melengkapi, karena di daerah-daerah terpencil tidak ada ATM,” terangnya.

Ia melanjutkan, nasabah, tidak dikenakan biaya administrasi seperti bertransaksi di Automatic Teller Machine (ATM) atau di Bank, nasabah hanya dikenakan biaya pulsa untuk sms.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s