Pemerintah Instruksikan Penghematan Nasional

Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddi Chrisnandi.
Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yudi Chrisnandi.

(Suara Gratia)Cirebon – Pemerintah melalui Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, akan melakukan penghematan nasional melalui sejumlah langkah nyata yaitu, menggunakan produk dalam negeri, menghemat pemakaian listrik, tidak mengadakan rapat di hotel, dan tidak membeli mobil dinas baru.

Hal ini dikatakan Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yudi Chrisnandi, dalam kunjungannay ke Cirebon, Jumat (07/11).

Yudi menegaskan, mulai hari ini tidak lagi mengimbau tetapi langsung meginstruksikan kepada seluruh lembaga pemerintah, instansi pemerintahan, TNI, dan Polri untuk melakukan penghematan nasional.

“Stop pemborosan,” ujarnya, seusai bersilaturahmi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota dan Kabupaten Cirebon di ruang Adipura gedung Balai Kota Cirebon.

Ia melanjutkan, seluruh kantor instansi pemerintahan baik TNI dan Polri diperintahkan untuk tidak menghidangkan makanan impor, mematikan listrik yang tidak terpakai, tidak mengadakan rapat di hotel-hotel, dan tidak membeli mobil dinas baru.

Karena menurutnya, penggunaan produk dalam negeri akan berdampak positif pada perekonomian nasional terutama usaha kecil dan menengah, bahkan Yudi mengakui, di lingkungan kantornya saat ini tidak ada lagi hidangan makanan impor, karena sudah digantikan dengan makanan lokal seperti jagung, kacang rebus, pisang, dan lainnya.

“Selain lebih murah, makanan lokal menyehatkan kita, serta akan menggeliatkan pasar dalam negeri sehingga menciptakan iklim ekonomi yang baik. Kipas angin, tv, lampu jika tidak digunakan, matikan. Untuk menyusun peraturan dan perundangan atau rapat cukup menggunakan fasilitas negara tidak perlu lagi di hotel, mobil dinas gunakan yang sudah ada. Bayangkan, jika seluruh fungsi pemerintahan melakukan ini, berapa triliun yang bisa kita hemat,” katanya.

Yudi menyatakan, penghematan nasional ini merupakan instruksi langsung dari Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Jusuf Kalla. Mengenai penghematan nasional, pihaknya sudah mengedarkan surat edaran menteri ke seluruh lembaga pemerintahan, sedangkan surat instruksi Presidennya menyusul.

“Instruksi Presidennya menyusul, karena instruksi presiden harus ada nomor suratnya dan harus dibaca dulu oleh Presiden,” ujarnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s