Korem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon Antisipasi Tanah Longsor dan Banjir

Latihan menembak antara TNI dan wartawan di lapangan tembak Makorem 063 Cirebon.
Latihan menembak antara TNI dan wartawan di lapangan tembak Makorem 063 Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Korem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon tidak ingin peristiwa tanah longsor sperti di Desa Jemblung Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah terjadi di wilayah Cirebon. Pasalnya, kondisi geografis wilayah Cirebon hampir sama dengan daerah di Banjarnegara yakni rawan longsor.

Oleh karenanya, Korem 063 melakukan sejumlah langkah dan antisipasi agar dapat semaksimal mungkin memperkecil jatuhnya korban dan kerugian akibat bencana tersebut.
“Kami sudah siapkan tim setiap tim berjumlah 100 personel yang terdiri dari tim medis, tim evakuasi dan lainnya. Selain itu, kami menyiapkan peralatan untuk operasi penyelamatan dan pencarian korban baik tanah longsor maupun banjir,” ungkap Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Arm Benny Effendi, ditemui setelah melakukan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan insan media di wilayah Cirebon, Selasa (16/12).
Benny melanjutkan, selain menyiapkan personel dan sejumlah peralatan seperti perahu karet, perlengkapan dapur umum, tenda, dan tim medis, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor atau yang tinggal di daerah lereng-lereng gunung.
“Melalui Kodim dan Koramil di wilayah Cirebon kami juga memberikan sosiaisasi mengenai penyelamatan, evakuasi, tindakan dini saat bencana,” katanya.
Ia menjelaskan, memasuki musim hujan ini di wilayah Korem 063 sendiri terdapat sejumlah wilayah yang berpotensi terjadinya tanah longsor dan banjir seperti di Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Subang, Indramayu, dan Majalengka.
“Ciri-ciri daerah yang rawan longsor adalah terdapat banyak mata air dan tananhnya gembur,” imbuhnya.
Sementara, kegiatan Komsos bersama Insan Media diisi dengan kegiatan menembak yang diikuti oleh 24 wartawan baik cetak maupun elektronik.
Puluhan wartawan tersebut dilatih menembak menggunakan pistol P1 buatan Pindad dengan jarak 15 meter di 8 lajur tembak. Setiap wartawan diberikan lima peluru penilaian dan satu peluru percobaan pengenaan pada sasaran.
“Komsos bersama insan media merupakan kegiatan yang digelar untuk mempererat silaturahmi antara TNI dan wartawan,” kata Kasrem 063/Sunan Gunung Jati Letkol Arh Eddy Widyanto.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s