Aksi Blokir Pelabuhan Telan Korban

Aksi warga Pesisir blokir Pelabuhan Cirebon.
Aksi warga Pesisir blokir Pelabuhan Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Puluhan orang yang mengaku warga Pesisir Kelurahan Panjunan Kota Cirebon, ngamuk di Pelabuhan Cirebon. Warga Pesisir yang berprofesi sebagai pengumpul sisa batu bara (Grandong) melempari Pos 3 Pelabuhan Cirebon dengan batu, akibatnya kaca-kaca ruangan Pos 3 hancur berantakan.

Dalam peristiwa itu, sedikitnya dua orang warga terluka, sementara pihak PT Pelindi II Cirebon mengklaim empat petugasnya terluka akibat lemparan batu.

Selain melempari pos dengan batu dan alat lain seadanya yang ada di sekitar mereka, warga juga merubuhkan sejumlah papan penunjuk yang berdiri di depan gerbang masuk Pelabuhan.

Warga pesisir mengamuk, karena diduga petugas keamanan bertindak represif saat warga melakukan aksi blokade Pelabuhan.

Aksi blokade warga hari ini (Senin, 12/1), merupakan aksi lanjutan setelah Kamis (8/1) lalu aksi serupa dilakukan dengan menghadang truk pengangkut batubara dan memaksa pengemudinya menumpahkan muatannya di depan pintu masuk Pelabuhan.

Ketua kelompok warga Pesisir, Sahudin mengatakan, ada dua warga terluka karena dipukul pistol petugas saat pengamanan aski blokade Pelabuhan sebelumnya.

“Sadi dan Rasima terluka. Mereka kakak beradik, Sadi terluka setelah dipukul pistol salah satu petugas keamanan,” tuturnya, seusai ditemui seusai aksi Blokade di Pelabuhan Cirebon, Senin (12/1).

Menurutnya, petugas keamanan bahkan sempat mengacung-acungkan pistol ke udara. Hal itu dilakukan untuk menakut-nakuti warga yang tengah memaksa truk batubara membongkar muatannya.

Selain Sadi, Rasima juga dikabarkan warga terluka setelah diinjak-injak petugas. Keterangan Sahudin diamini warga lainnya, Wasnadi. Warga bahkan telah mengetahui nama petugas keamanan yang melakukan aksi kekerasan terhadap mereka.

“Kami tetap menuntut kompensasi atas kebijakan PT Pelindo II mensterilisasi Pelabuhan Cirebon. Kami cari makan dari sisa batubara, kalau pelabuhan tak memperbolehkan kami mencari sisa batubara di Pelabuhan lantas kami makan dari mana,” imbuhnya.

Sementara, Chief Security Pelabuhan Cirebon M Dayat, membantah petugas keamanan Pelauhan memakai senjata api.  Ditemui di lokasi, dia meyakinkan petugas keamanan pelabuhan tak dibekali senpi, apalagi senjata tajam (sajam).

“Tidak senpi atau sajam, pentungan pun tidak. Kami tangan kosong saja,” tegas dia.

Dia menjelaskan, aksi blokade yang memakan korban ini berawal saat truk batu bara keluar pelabuhan langsung dihadang warga yang memaksa pengemudi membongkar muatannya di depan pintu masuk. Petugas keamanan mencoba menenangkan dan meminta pembongkaran tak dilakukan karena dapat mengganggu mobilitas angkutan di pelabuhan.

Namun warga tetap memaksa dan saat pembongkaran itulah insiden terjadi. Dia mengatakan, warga yang disebut terluka akibat hantaman senpi sesungguhnya hanya terkena pegangan pintu truk.

“Mungkin dikira warga senjata, padahal gagang pintu,” ujarnya.

Manager Operasional PT Pelindo II Cirebon Yossianus Marciano menyatakan, empat petugas keamanan yang terluka saat kejadian akibat kena pukul warga. Mereka juga sempat menjalani visum dan melaporkannya ke polisi.

“Untuk ini, kami sudah menyerahkan rekaman CCTV ke polisi guna diperiksa,” katanya.

Sementara, Kapolres Cirebon Kota AKBP Dani Kustoni mengaku, telah mengamankan dua orang petugas keamanan pelabuhan untuk diperiksa. Pihaknya masih mendalami kejadian tersebut dengan meminta keterangan warga, petugas keamanan pelabuhan, dan memeriksa rekaman CCTV.

“Kalau memang ada pelanggaran pidana, kami proses hukum. Saat ini, kami utamakan menenangkan warga, dan akan kami tingkatkan pengamanan di Pelabuhan dengan menerjunkan anggota polisi tambahan di pelabuhan,” tegasnya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s