PT Kai Daop 3 Cirebon Tingkatkan Layanan Kargo dan Penumpang

Aktivitas penumpang di Stasiun Besar Cirebon.
Aktivitas penumpang di Stasiun Besar Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Volume angkutan penumpang kereta api yang melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon meningkat. Pembangunan rel ganda jalur selatan pun ditargetkan selesai tahun ini.

Manajer Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, Gatut Sutiyatmoko mengatakan, volume penumpang kereta api pada 2014 di Daop 3 Cirebon mencapai 1.903.984 orang. Jumlah ini menunjukkan peningkatan hingga 37 persen dibanding tahun 2013, yang hanya 1.384.374 penumpang.

Menurut Gatut, peningkatan volume penumpang kereta api yang melalui Daop 3 Cirebon ini sebagai bukti bahwa animo masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi kereta api cukup tinggi.

“Oleh karena itu, kami akan mempercepat pembangunan sejumlah prasarana. Diantaranya mempercepat pekerjaan pembangunan jalur ganda lintas selatan antara Cirebon – Prupuk sepanjang 74 km. Sedangkan untuk pembangunan jalur Ciledug – Cirebon sepanjang lebih kurang 25 km saat ini penyelesaian pekerjaannya telah mencapai 80 persen,” katanya, saat ditemui di Stasiun Besar Cirebon, Rabu (14/1).

Seluruh pembangunan rel di jalur selatan tersebut ditargetkan selesai pada tahun ini. Dengan adanya double track, lanjutnya, baik pada lintas utara maupun selatan di wilayah Daop 3 Cirebon akan berdampak pada meningkatnya kapasitas perjalanan kereta api.

“Termasuk memperpendek waktu tempuh kereta api serta bisa menambah angkutan barang dan penumpang,” ujarnya.

Selain angkutan penumpang, ke depan PT Kereta Api Daop 3 Cirebon akan menggandeng sejumlah investor atau pelaku usaha untuk mengangkut produk barang dan komoditi dengan menggunakan kereta.

“Pengangkutan barang menggunakan kereta dari Daop 3 Cirebon tujuannya bisa ke berbagai daerah,” tuturnya.

Karena itu, pihaknya telah membangun perpanjangan spoor untuk bongkar dan muat angkutan barang serta penataan spoorcaping di area Stasiun Arjawinangun.

“Sedangkan untuk pencapaian volume angkutan barang di tahun 2014 memang hanya tercapai sebanyak 92,4 persen dari target 709,802 ton,” kata Gatut. Karenanya mereka pun akan melakukan berbagai pembenahan agar penumpang maupun investor nyaman menggunakan jasa angkutan kereta api.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s