Polres Cirebon Kota Berlakukan Jam Malam

Pemilik kendaraan yang terzaring razia tengah diproses di Mapolres Ciko.
Pemilik kendaraan yang terzaring razia tengah diproses di Mapolres Ciko.

(Suara Gratia)Cirebon – Polres Cirebon Kota (Ciko) memberlakukan aturan berkeliaran di jalanan maksimal pukul 22.00 WIB. Ketentuan ini diberlakukan sejak awal Januari untuk meminimalisir aksi kriminalitas.

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Hidayatullah mengatakan, setiap Sabtu malam sejumlah kawasan di Kota Cirebon menjadi titik kumpul klub-klub motor. Polres mengancam akan menjatuhkan sanksi represif bagi yang membandel.

“Di atas pukul 22.00 sampai 03.30 WIB kami gelar operasi untuk menegakkan aturan ini. Jika masih ada club motor atau masyarakat yang berkeliaran diluar jam itu, akan kami tindak,” katanya, Selasa (27/1).

Dari hasil operasi Sabtu (24/1) malam hingga Minggu (25/1) dini hari kemarin, pihaknya mengamankan sekitar 36 remaja berandalan bermotor. Di luar itu, sekitar 53 orang yang terdiri dari berandalan bermotor dan preman juga diamankan sejumlah polsek di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

Ia melanjutkan, para berandalan bermotor yang terjaring, rata-rata berusia remaja. Untuk itu, pihaknya memanggil orang tua masing-masing maupun pihak sekolah agar mereka diberi pembinaan, terutama Sabtu malam setiap orang tanpa kecuali harus sudah tak berkeliaran di jalanan kota.

“Kami minta orang tua mengawasi anak-anaknya, agar pada Sabtu malam mereka sudah di rumah sebelum pukul 22.00,” tegasnya.

Meski diberlakukan jam malam, tak berarti pihaknya melarang kegiatan klub motor berkumpul di titik-titik kota. Dia menyebutkan, setidaknya di Kota Cirebon ada 110 klub motor, baik roda dua maupun roda empat. Mereka biasanya berkumpul di sekitar Jalan Cipto Mangunkusumo, Jalan Siliwangi, Jalan Wahidin, kawasan Bima, maupun Jalan Pasuketan.

Menurutnya, klub motor berbeda dengan geng motor, karena keberadaan klub motor tercatat di Polres Ciko, kegiatannya pun jelas. Sementara, geng motor adalah gerombolan bermotor yang dikoordinir untuk melakukan gangguan keamanan dan kriminalitas di wilayah Kota Cirebon.

Hanya, dia tak menampik kriminalitas masih berpotensi muncul akibat gesekan dari anggota klub motor yang sudah ada. Disinggung sosialisasi ketentuan jam malam ini, dia mengklaim telah disosialisasikan kepada seluruh klub motor hingga media massa.

“Aksi kriminalitas biasanya dilakukan mereka yang di luar klub motor. Tapi ini masih dugaan, kami masih selidiki,” ujarnya.(Frans C. Mokalu)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s