BI Cirebon Musnahkan Uang Tidak Layak Edar

Sosialisasi pemusnahan uang tidak layak edar di BI Cirebon.
Sosialisasi pemusnahan uang tidak layak edar di BI Cirebon.

(Suara Gratia)Cirebon – Sebanyak 5,195 miliar lembar atau Rp 3,5 triliun uang kertas tidak layak edar dimusnahkan Bank Indonesia Cirebon. Uang tersebut, dinyatakan tidak layak edar karena dalam keadaan lusuh, sobek, rusak, atau uang yang telah ditarik dari peredarannya. Hal ini dilakukan, untuk menjaga agar uang Rupiah yang beredar di masyarakat senantiasa berada dalam kondisi yang bersih dan layak edar.

Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Bidang Manajerial Internal, Aryo Setyoso mengatakan, jumlah uang tidak layak edar di Wilayah III Cirebon (Kota/Kab Cirebon, Indramayu, Kuningan, Majalengka) di tahun 2014 mengalami peningkatan sebanyak 4 persen dari tahun 2013 yang mencapai 5.017 miliar lembar atau Rp 2,8 triliun.

“BI memusnahkan uang yang tidak layak edar dengan cara meracik, melebur, atau dengan cara lainnya, sehingga tidak lagi menyerupai uang rupiah,” ujarnya, saat sosialisasi pemusnahan uang tidak layak edar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Jl. Yos Sudarso, Kamis (5/2).

Aryo melanjutkan, mayoritas jumlah uang tidak layak edar yang dimusnahkan tahun 2014 merupakan pecahan Rp 5.000 dan Rp 2.000 yakni mencapai 46 persen dari total uang rupiah yang dimusnahkan.

“Untuk Wilayah III Cirebon dalam satu hari kami menerima uang tidak layak edar sebanyak  Rp 10 Miliar. Uang yang dihancurkan ini menjadi limbah uang, dalam satu hari bisa menghasilkan 10 hingga 15 kantong limbah uang yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon,” imbuhnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, jika menemukan atau memiliki uang yang masuk dalam kategori tidak layak edar agar menukarkannya ke BI. Uang tersebut akan diganti dengan uang baru jika memenuhi syarat yaitu 2/3-nya memiliki ciri-ciri uang asli. Dan, jika masyarakat memiliki uang yang sudah ditarik peredarannya bisa ditukar tetapi tidak diganti.

“Masyarakat yang memiliki uang tidak layak edar dapat menukarkannya di BI, free tidak bayar atau diganti 100 persen. BI selalu menyarankan kepada masyarakat untuk memperlakukan uang Rupiah dengan baik yaitu jangan dilipat, diremas, di basahi, atau disetreples,” katanya.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s