TNI Kodam III Siliwangi Dilatih Ilmu Pertanian

(dari kiri ke kanan) Mantan Danrem 063/SGJ Cirebon Kolonel Arm Benni Effendy, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi, dan Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Sutjipto.
(dari kiri ke kanan) Mantan Danrem 063/SGJ Cirebon Kolonel Arm Benni Effendy, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi, dan Danrem 063/SGJ Kolonel Inf Sutjipto.

(Suara Gratia)Cirebon – Ratusan prajurit TNI di Kodam III Siliwangi diberikan pembekalan pertanian. Tujuannya agar tercapai ketahanan pangan di Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi saat memimpin serah terima jabatan Danrem 063/Sunan Gunung Jati dari Kolonel Arm Benni Effendy kepada Kolonel Inf Sutjipto di Makorem Jl. Brigjend Dharsono Cirebon, Senin (9/2).
“Prajurit Kodam III Siliwangi yang diberikan pelatihan pertanian sudah mencapai 520 orang,” katanya, Senin (9/2).
Dedi melanjutkan, pelatihan pertanian ini akan dilakukan di Subang selama 1 bulan.
“Di Subang, mereka akan diberi pelatihan,” imbuhnya.
Dengan bekal yang mereka miliki diharapkan nantinya prajurit TNI bisa membantu pertanian di daerah asal mereka.
“Jadi, anggota TNI yang sudah dibekali ilmu pertanian ini diharapkan menjadi pendamping para petani di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Selain mendampingi petani, prajurit Kodam III Siliwangi juga akan menggarap lahan yang dimiliki TNI Angkatan Darat (AD) yang sudah lama tidak diberdayakan.
“Termasuk dengan memberdayakan lahan-lahan tidur yang tidak pernah tersentuh. Selain ditanami padi, nantinya, lahan-lahan tersebut akan ditanami berbagai tanaman palawija seperti kedelai dan jagung. Sekaligus, anggota TNI juga akan diberikan pembekalan mengenai bagaimana cara meningkatkan produktivitas gabah,” ujarnya.
Dengan adanya lahan percontohan ini diharapkan petani khususnya di Jawa Barat bisa mengetahui pola bercocok tanam yang baik. Sehingga, program swasembada pangan di Indonesia dapat terwujud.
“Misalnya saja dari hanya 5 ton per hektar bisa menjadi 6 bahkan hingga 9 ton gabah per hektar,” katanya.
Dedi menambahkan, saat ini, Jabar sudah surplus beras sebanyak 2 juta ton. Bersama Pemerintah Provinsi Jabar, pihaknya optimis Jabar dapat memenuhi target surplus hingga 5 juta ton beras.(Frans C. Mokalu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s