Menteri Pertanian Pimpin Panen Raya di Indramayu

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman (keempat dari kanan), panen raya bersama kelompok petani di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu.
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman (keempat dari kanan), panen raya bersama kelompok petani di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu.

(Suara Gratia)Indramayu – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama-sama dengan Panglima Kodam III Siliwangi dan kelompk petani Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu, melakukan panen raya di 47.000 hektar lahan padi, Rabu, 11/3. Selain itu Kementerian Pertanian juga memberikan bantuan sebanyak 596 unit traktor untuk Jawa Barat dan 63 unit untuk Indramayu, pompa air sebanyak 256 unit untuk Jawa Barat dan 17 unit untuk Idnramayu, serta dana hibah sebesar Rp 10 miliar untuk penerapan sistem tanam Jajar Legowo.

Mentan mengatakan, target utama Kementerian Pertanian adalah mensukseskan program upaya khusus swasembada pangan padi, jagung, dan kedelai. Sehingga, Indonesia dapat melepas ketergantungan akan produk impor pangan.

Amran melanjutkan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 16,9 triliun untuk menambah alokasi pupuk, pengadaan benih, perbaikan jaringan irigasi, dan pengadaan alat mesin pertanian.

“Dana ini juga untuk memperluas wilayah tanam untuk peningkatan index pertanaman, sosialisasi paket teknologi peningkatan produktifitas, serta perbaikan jaringan irigasi atau irigasi tersier,” katanya, seusai memimpinn panen raya di Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu, Rabu 11/3.

Ia mengungkapkan, tahun 2015 Provinsi Jawa Barat memiliki target produksi beras sebesar 13,5 juta ton atau setara dengan tambahan 2 juta ton. Ia pun berharap, perbaikan yang dilakukan pada awal tanam ke-1 2014/2015 dapat memberikan pengairan yang cukup dan kedepan dapat merealisasikan musim tanam padi 3 kali setahun.

“Aplikasi teknologi Jajar Legowo misalnya, segera menggantikan sistem tradisional petani, karena penerapannya dapat meningkatkan populasi per hektar, optimalisasi anakan, percepatan penanaman, antisipasi OPT, serta memudahkan penyiangan dan pemupukan tanaman,” katanya.(Frans C. Mokalu)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s